-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Kota Tua, Jalan Masih Panjang

Rabu, 28 Desember 2016 | 23:05 WIB Last Updated 2020-02-16T12:49:25Z
Kota Tua, Jalan Masih Panjang
Ilustrasi:  blog pulaumungkurgewissen

Kota Tua

Kota tua,
kau bagai magnet
menarik minat rindu dalam kalbu
menikmati jejak senja
yang terlukis di setiap dinding bangunan

Kota tua,
kau mempercantik nurani
meremajakan angan tuk asah masa depan
melibas rasa yang terkekang dalam belitan jeruji
dan memanjakanku dalam
ekspresi unik nan memesona
akan selalu dikenang

Kota tua,
meski kau membelaiku dalam rasa di atas awan
namun sepulang darimu
kuterima kado terindah
menurut ukuran senja kelabu
pahitnya seperti manis
jatuh di got yang berair licin
kerana banjir membantai roda

Kota tua, 
meski jatuh,
namun keindahanmu tiada sedikit layu,
tetap mekar di dedaunan jiwa karna
kau bagai pena yang kian menari tiada henti
di antara baris demi baris di hati
dan keindahan itu menggairahkan semangat juang
tuk terus berlangkah...

Jalan Masih Panjang

Jalan masih panjang, 
akan terasa lama bila aku tanpaMu
dan merana bila Kau tak kuanggap
pasti berantakan, pasti tercerai-berai

Namun Kau belaian jiwaku,
aku selalu Kau tuntun kemana pun Kau mau
aku tak kan gentar atau pun goyah
karena aku dalam pelukan

Kau berwajah setia
mengasihi aku yang penuh dosa
siapakah aku ini hingga
Kau sungguh mencintaiku

Kaulah Tuhanku,
kekal abadi nan jaya
Tuhan yang bermersa dalam kasih 
tanpa ada batas-batas 

Terimakasih untukMu,
jalan hidupku
sebab kutahu, kaulah Jalan menuju Surga abadi
Kaulah Kebenaran yang mengukur jalanku
serta hukum atas segalanya

Oleh: Nasarius Fidin

Kota Tua, 3 Juli 2016
×
Berita Terbaru Update