-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

JANGAN MELIHAT MASALAH SEBAGAI MASALAH

Senin, 01 Januari 2018 | 16:43 WIB Last Updated 2018-12-08T15:40:01Z



      
    Pesan Tahun Baru 2018 sangat menarik perhatian tatkala kami merayakan tahun baru tersebut di rumahnya Bapak Bosko Selamun, Cibubur, Jakarta Timur, Minggu malam, menjelang jam 12.00, WIB, (31/12/2017). Perayaan natal ini dihadiri keluarga besar Namo dan para sahabat/sesama dari Lembor yang berdomisili di Jakarta pada umumnya. Ada banyak pesan menarik dan memesona dalam sharing beberapa tokoh penting yakni Bapak Bosko Selamun, kae (sebutan untuk yang senior atau masih dalam hubungan keluarga) Wens Manggut, dan kae Lalong. Pada kesempatan ini, saya akan mensharingkan poin-poin penting dari sharing
ketiga tokoh tersebut sejauh apa yang saya dengar. 
Bahwa menjadi orang sukses berawal dari niat murni atau kemauan kuat. Niat dan kemauan tidak akan terwujud apabila seseorang tidak siap berjuang keras untuk menggapai mimpi. Kemauan kuat diimbangi dengan tindakan nyata yakni berjuang keras dan pantang menyerah. Dalam proses ini, setiap orang pasti menghadapi pelbagai tantangan, kesulitan dan masalah. Namun kemajuan dan kesuksesan akan tercapai apabila setiap pribadi tidak melihat hal-hal tersebut sebagai masalah atau beban berat tetapi sebagai kesempatan atau peluang. Tantangan, kesulitan dan masalah tersebut dijadikan motivasi yang memampukan orang berjuang dengan tak ada kata putus asa, pasrah, ataupun kalah. Hal ini benar apa yang dikatakan Bapak Bosko berkaitan dengan cara pandang tentang suatu masalah.
“Jangan melihat masalah sebagai masalah tetapi sebagai peluang untuk maju”, katanya dalam sharing tersebut.
            Pernyataan ini sangat menarik dan mengundang perhatian penulis. Bahwa menjadi orang sukses harus mengubah cara berpikir. Setiap orang memiliki cara berpikir maju untuk membangun masa depan cerah.  Oleh karenanya, setiap pribadi wajib melakukan hal tersebut jika mau maju.
Selain poin-poin di atas, hal-hal penting juga, dalam sharing-sharing tersebut,  setiap pribadi siap bersusah-susah dahulu. Realitas bersusah-susah ini sungguh tidak mengenakkan. Namun, untuk menjadi sukses “mau tidak mau” harus melewati proses yang menyakitkan tersebut. Sehingga benar pepatah mengatakan bersusah-susah dahulu bersenang-senang kemudian. Kata-kata pepatah ini mengandung pesan luar biasa yakni tentang arti perjuangan dan harapan akan kesuksesan
Lebih lanjut dalam sharing-sharing tersebut dikatakan, kesuksesan mendekat apabila kita tetap konsisten, komitmen, dan fokus pada  apa yang ingin dicapai. Di tengah pelbagai tantangan global seperti tehnologi dan sebagainya, terkadang semangat seseorang melemah apabila terbuai dalam keenakan dan ketagihan serta kenikmatan sesaat yang sesat. Hal itu tidak bisa dihindari oleh karena keterbatasan dan kelemahan. Namun, iman dan harapan adalah senjata ampuh untuk memecahkan persoalan tersebut. Setiap pribadi tetap fokus dan komit dalam perjuangan dan mimpi-mimpi indahnya.
Poin-poin penting di atas sangat bermanfaat bagi penulis, ase-kae (adik-kakak dalam terjemahan harafiahnya) yang sempat hadir dalam acara tersebut dan barangkali bagi pembaca budiman yang membaca tulisan ini. Namun sebelum doa dan sharing ini, kami disuguhkan dengan penampilan dari beberapa teman. Mereka membawakan lagu  dan musikalisasi puisi berantai. Penampilan mereka mengundang decak kagum dari para penontonnya. Sebab mereka sangat kreatif dan mampu membuat para penonton tertawa.
Hal menarik juga setelah doa dan sharing yakni acara bebas yang sering  disebut dengan gosok lantai. Acara gosok lantai sangat diminati anak-anak muda. Acara goyang bebas ini berakhir hingga pukul 03.00 pagi. Setelah itu, kami berngobrol sebentar sambil menunggu datangnya fajar pagi. Beberapa orang mendahului kami karena ngantuk atau alasan lainnya.

Oleh Nasarius Fidin
Keterangan:
Tulisan ini sejauh apa yang didengarkan oleh penulis mengenai sharing saat merayakan tahun baru di rumahnya Bapak Bosko S. Penulis hanya mensharingkan beberapa poin saja dan dilengkapi dengan refleksi penulis sendiri.  

×
Berita Terbaru Update