-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

“Riak Senja”

Rabu, 04 April 2018 | 23:00 WIB Last Updated 2018-10-17T16:33:21Z


(Ilustrasi dari google)
Mengapa tak berkata?
mengapa tak berucap perpisahan?
hari bagaikan sekilas kilat, menyamar jagat.
baru saja kuayunkan langkah
ke perapian jalan,
hari keburu siang.

Kini senja telah melangkah jauh,
meninggalkan aku dan anak-anak remaja itu.
tampaknya semua pada lelah, mengejar waktu tak berujung.

Ayah-ayah tertatih mencari nafkah,
bumi kelewat susah.
politikus meringkus tikus-tikus
yang tak mampus-mampus,
tikus berburu tikus.

Andaikan kucing tajam taring,
tak mungkin ada ular di bumi kartini.
tapi kami harus segera berangkat menuju pagi,
kalau-kalu kulihat kapal kejujuran
Berlabuh di sana, agar kami remaja, 
waktu dapat bermain
lagi di hari-hari sarat arti.


Oleh Fr. Siong, SMM
Mahasiswa Sekolah Tinggi Filsafat Widya Sasana Malang




×
Berita Terbaru Update