-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

DEGUP YANG PURNA

Selasa, 08 Mei 2018 | 14:58 WIB Last Updated 2018-05-08T07:58:04Z

Sayap malam yang membentang
di atas kanvas semesta raya menyeketsa
warna-warna remang dalam goresan
bagai degup mengabdi kegelapan

Dan waktu telah membuka mata
begitu dewasa kesunyian bercerita
pada cermin jiwa rupa itu berkaca
kemudian berkaca-kaca penuh nada
debu-debu memantulkan keakuan

Telah kutinggalkan degup paling purba
sebab udara telah menjelma batu-batu
purna sejak isak mentari lembut mengecup
damai terlelap dalam senyuman ibu

Ah dunia
memang penuh dengan berjuta goda
merayu iman tak setengah-setengah
memenjarakannya pada gelapnya jeruji
terkunci hati merana tak pernah sudah

Bandung, 2018
Oleh: Dian Rusdi
×
Berita Terbaru Update