-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

PUISI PALING PUITIS

Jumat, 18 Mei 2018 | 09:30 WIB Last Updated 2018-05-18T02:30:52Z
(Ilustrasi dari google)

Adalah semerah darah 
Yang amis dan anyirnya begitu kentara 
Menusuk hidung dan rasa 

Adalah sederas airmata 
Yang asinnya perihkan kaca-kaca 

Adalah nyawa 
Gelagat ruh di ubun-ubun jiwa dan raga 
Yang hilangnya dirindukan semesta 

Adalah bom teroris, yang 
meluluhlantahkan berbaris-baris logika 
Tempat manusia bertanya

Dimanakah Tuhan berada 
Sedang dada yang terlanjur bangga 
Musnah pada lacur akidah yang salah kaprah

Atau di bait yang keberapa? 
Tuhan menjawab dalam misterinya 
Hingga menyentuh rasa palung terdalamnya 
Namun sementara itu kita pun 
khilaf pada cara mensyukuri 
Akan datangnya cinta dariNya 

Adalah sepaket bom yang dilekatkan di tubuh pelaku, 
dan merobek jalan pulang ke sorga 
Adalah ironi kita sendiri 
Adalah ironi 
Dari puisi paling puitis 
Tentang rindu 
Sementara bermata kaca hancur, tersedu-sedu 
Begitu sesak hela nafas, di arsiran kelabu

Adalah awan 
Berarak-arakan 
Adalah hujan Pilu, direndam genang

Bait puisi terakhirku 
Akankah kan menyentuh nuranimu Tanyaku, 
pada nisan yang kerap bisu 

Fredi FA 
Pekalongan, 180518
×
Berita Terbaru Update