-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Di Pagar Rumah, Sepeninggal Senja, Cangar, Di Atas Kolam

Rabu, 02 Mei 2018 | 15:23 WIB Last Updated 2020-02-10T11:28:47Z
Di Pagar Rumah, Sepeninggal Senja, Cangar, Di Atas Kolam
Ilustrasi; google

DI PAGAR RUMAH

Bunga-bunga mawar dan melati di pagar rumahku
mengintip jabat tanganmu
harum kelopak bunga menyimpan rindu di kuncup waktu
sebelum menutup percakapan kalbu
bulir-bulir embun masih lekat merawat lezat hatimu
ketika aku memendam partitur daun-daun itu
sungguh komposisi yang merdu

SEPENINGGAL SENJA

Sepeninggal senja
pelangi di matamu  mewedar kesumba
kesiur angin membawa rindu di pucuk cemara
menciptakan lagu sendu pada metamorfosa bulan purnama

Pada daun berembun merdu
kutemukan peristiwa  menyatu dalam warna hatimu
yang semadi menapaki sunyi kaligrafi kalbu

DI ATAS KOLAM

Bulan di atas kepala menyelami jiwa
hempasan angin mengaduk simponi sepi
seakan rindu memasuki lubuk hati
sedang kidung sunyi berguru pada ketulusan waktu yang tersembunyi

Sentuhan dingin malammu
menjadi ungkapan kalbu
saat rasa kumaknai sebagai orkestra haru
yang menyatukan peristiwa hatimu

CANGAR

Di atas gunung Arjuna, pucuk-pucuk pinus menabuh rasa
tarian angin memasuki goa-goa sukma

Kidung senja menjulur mengisi pelangi
melukis hatiku yang gundah gulana tak bertepi

Sedang anganku menyusuri angin sepoi
menapaki jalan terjal penuh onak dan duri

Bau belerang menyengat ke dalam renungan
waktu lelah kuketam


(Cangar adalah tempat wisata di lereng gunung Arjuno yang mempunyai sumber air panas berbau belerang)

DI REMBANG PETANG

Di rembang petang kupetik pelangi di dadamu
saat burung-burung berkicau bersama senja rinduku

Sore berjalan menyusuri bening matamu
seperti kelopak bunga berkilau
rindu belaian embun yang melukis daun daun itu

Penyair Sekarputih adalah sebutan untuk Eko Windarto.  Penulis ini berasal dari Batu-Malang Jawa Timur.
×
Berita Terbaru Update