-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

SEUTAS SURAT UNTUK-MU

Jumat, 08 Juni 2018 | 20:16 WIB Last Updated 2018-06-08T13:26:26Z
(Ilustrasi dari google)
Mu..
Betapa dahzatnya untaian ratap hidup ini
Selendang keangkuhan nafkah membelenggu rasa
Keanggunan seksama yang menopang mesra cengkerama
Juga telah lunglai tersita
Terlebih saraf pengendali langkah kaki
Nadi jemari tangan-tanganpun beku menggapai
Terpasung karena fokus di mata rantai nafkah
Sebagai duta penggerak raga demi mewujudkan rasa Hingga keangkuhan bergumul mendayu
Mu...
Memadu karip menggelora tanpa tegur sapa Rindu pun berkelana mengangkasa, Sirna tanpa jejak Dimana letak ragamu
Terlalu kuatkah tali sutra pengendali langkahmu
Kemana kau ayunkan bayang dirimu Hati dan sukma jiwa dirimu Terlalu pahitkah selendang hidupmu, bersenandung Mengais roti dan susu
Mengingatkan betapa indahnya hangat mentari pagi
Bagi dirimu dan seluruh keping darahmu Aku yang menimang rindu cengkeramamu Mu... Masa bocah ku dan mu itu Baru saja mengusik jiwaku Yang menerpa ragaku dan mu saat itu
Kini aku berada di depan pintu sang hujan
Kini berontak mengutuki rasaku Menanyakan letak hakekat keberadaanmu, di kalbuku Dan aku, Tak berkutik mendekam dalam ratapku Mu... Si angin dan juga matahari Bahkan para bulan berpurnama
Melangkah menuju hampa tentangmu
Aku ketuk pintu itu tiga kali menderu Senyum ketulusan dari empunya menyambutku Tapi saat aku tanyakan tentangmu Kernyit kening menghiba aku dapatkan Akupun ngeloyor berrunduk wajah Mu... Jka kau temukan seutas surat ini
Akan berhambur jatuh tak bersisa
Yang terterpa oleh si angin Atau lusuh terombang ambing sang hujan Bahkan mungkin berseri oleh sinar mentari dan bulan Maka bacalah dengan relung hatimu Dan kirimkan secuwil senyumu Maka gemuruh ratapku Dan aku memperoleh surgaku Aku, Yang merindu
(Kediri)
Dan ini, Seutas surat untuk-Mu


KARYA : YO.HERIE SUYIDNA
×
Berita Terbaru Update