-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Lebih dari 200 Batu di Dalam Tubuh Wanita Ini Akibat Tidak Sarapan Selama 10 Tahun

Selasa, 09 Oktober 2018 | 12:53 WIB Last Updated 2018-10-09T05:54:46Z



Seorang wanita berusia 45 tahun asal Tiongkok mengalami kejadian mengerikan karena tidak sarapan setiap pagi. Lebih dari 200 batu tertampung dalam kantong empedu dan hatinya. Dokter mengeluarkan batu-batu tersebut lewat operasi. Batu-batu, ada yang berukuran besar telur. 

Batu-batu ini disebabkan karena kebiasaan wanita tersebut melewatkan sarapan selama sekitar 10 tahun.Akibatnya, penderitaan menylitkan perjalanan hidupnya. 

Wanita yang bernama Chen ini disebutkan dokter tidak memiliki pola makan yang teratur. Dengan adanya batu sebanyak itu, ia mengakui merasakan sakit perut.

Dr Quan Xuwei yang mengoperasi Chen yang dilansir Nakita.id, menyebutkan, kebiasaan melewatkan sarapan adalah hal yang sebaiknya dihindari.

Hal itu selain membuat seseorang lesu, juga akan menghentikan kantong empedu untuk mengembang dan mengempis. Jika dibiarkan, kondisi tersebut akan menyebabkan penimbunan empedu.
Selanjutnya, Chen bahkan mengalami kolesterol dan kadar kalsium yang tinggi.

Menurut National Health Services (NHS), Inggris, wanita dengan berat badan berlebih dan berusia di atas 40 tahun cenderung rentan mengalami batu empedu.

Namun, hal itu sebenarnya bisa dihindari dengan cara berolahraga teratur sehingga berat badan menjadi ideal.
Selain itu, pola makan juga harus teratur salah satunya dengan tidak melewatkan sarapan setiap pagi.
Untuk itu, penting bagi Moms untuk peka akan gejala batu empedu yakni sebgai berikut: 
- Nyeri yang mendadak dan meningkat secara cepat di bagian kanan atas perut.
- Rasa sakit bisa terjadi di pusat perut, tepat di bawah tulang dada
- Nyeri punggung antara tulang belikat
- Nyeri di bahu kanan
- Mual atau muntah

Nyeri akibat batu empedu ini dapat berlangsung beberapa menit bahkan beberapa jam, tergantung keparahan.
Di luar itu, kebiasaan melewatkan sarapan juga bisa meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit jantung, diabetes tipe 2 bahkan penurunan kinerja otak.


×
Berita Terbaru Update