-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

PUISI-PUISI BRUNO REY PANTOLA

Sabtu, 27 Oktober 2018 | 19:29 WIB Last Updated 2018-10-27T12:31:54Z

RISALAH ANAK-ANAK SEKOLAH MINGGU 

Kita adalah mahkluk dalam kandungan bumi
Berlari-lari sembari bersorak memuji sang Khalik
Sebab kita tak pernah menghitung dunia dari sekedar rambut di kepala
“mari teman kita beranjak lagi ke Rumah itu”
Ajak sang kalbu.
Kita buka insan yang enggan pada bumi
Kita bukan tangan-tangan yang mengangkat dan memindah
Kita adalah suara-suara angina yang bergemuruh lalu
Mengepul bagaikan asap menuju langit
Mengguntur dan menghujani kita
Kita tak pernah menegerti
Sebab ini urusan bumi beserta isinya.

(Yogyakarta  Oktober 2018)

MANUSIA NEGERI

Pada kaki langit yang riuh
Jarak memongahi rindu
Manusia adalah insan-insan koyak
Memincut sendu
Kejujuran adalah rabas yang hampir usai
Arus politik dengan rabunnya bermanuver
Di antara mematikan atau sekedar menimang,
Lenyap.
Ketidakpastian adalah jelmaan janji yang menjago
Usang di perut-perut
Bersua pada sabana-sabana ganas.


MEMOAR

Setitik kelam mengisahkan bisaku
Sebersit terang mengutukku
Akan kusimpan goresan ini
Pada tilam musim depan
Agar terang bersama siang.


Bruno Rey Pantola lahir di Lospalos 23 Maret 1997, alumni Seminari St. Rafael Oepoi Kupang.
Berasal dari desa Oelnunuh, Timor Tengah Selatan.

×
Berita Terbaru Update