-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

PUISI-PUISI CHEE NARDI LIMAN

Kamis, 11 Oktober 2018 | 13:43 WIB Last Updated 2018-10-11T06:43:01Z

 
(Gambar dari google)
DAN

Pagi-pagi kutemukan rindu tercecer di selasar mimpi
Yang tertunda malam tanpa debar nafas
Terburu kusemayamkan dalam desah sajak-sajak basi.
Sedang para penyair muda meraung. Derukan ratapan
Begitu kelam
Berarak mereka mengubur rindu dalam tangis cinta (katanya tulus).
Lalu pulang sembari menatang kenang yang luka.
Kini, biarlah mampus rindu. Dan aku berlalu.

Yogyakarta, 05 september 2018

KARENA

Rindu itu sederhana, bisikmu di sela-sela pagi yang kian mekar. Rindu terbahak.
Tidak, kataku menerbangkan embun yang nongkrong di teras daun-daun sunyi.
Rindu terdiam.
Lantas kita ngotot siapa yang salah. Aku atau kamu. Atau kamu, aku. Entah.
Mentari kian beranjak. Dan kita masih mengeja rindu yang latah lagi. Lagi dan terus.
Sedang hari sedang tengah, panas membakar. Kita kaget dan tahu arti rindu itu.
Namun tak hanya itu. kita masih ngotot. Rindu macam apa.
Kala senja.
Kita berhenti mengeja rindu yang ngap-ngap kehabisan napas.
Dan lidah kita pun kian keluh dimangsa kata. Terduduk kita di pinggir kota tua.
Berteduh sejenak di mata para resi.
Mari kita kunyah saja rindu biar merasuk, katamu semangat.

Yogyakarta, medio September 2018

MEMPERTANYAKAN RINDU

NANTI.
KETIKA KITA TAK LAGI HAHAHAHAH DI UJUNG RINDU
KUTITIP NANTI PADA SETIAP DERAP KISAH KALA PAGI MULAI
MENYAPA PADA SAYUP DEDAUN PAGI. DAN KUSUSUPKAN PADA
KEMILAU EMBUN YANG BERJINGKRAK RIANG DI SELASAR SUBUH.
ENTAH KENAPA NANTI ITU MENJELMA RINDU YANG TIADA BENDUNG
DAN MENGOBRAK-ABRIK RUMAH HATI YANG RAPI.
LANTAS KITA HARUS TERSENYUM DENGAN NANTI.
LAGI NANTI.
SENJA KIAN MENEPI LEBIH CEPAT MEMANGGIL KISAH
YANG BERKELIARAN DI SELASAR LANGIT. DI MATA. JUGA DI HATI.
MUNGKIN AKU. ATAU BUKAN AKU.
TAPI NANTI ITU TELAH MENJELMA RINDU.
ENTAH KEPADA SIAPA. AKU. KAMU. ATAU MALAH TUHAN.
MUNGKIN.
DAN KETIKA MALAM MENJELANG,
AKU MASIH BERTANYA RINDU.
NANTI.
DAN MALAM BERLALU KIAN KELAM. DALAM DIAM.
LALU SUNYI.
SEMOGA RINDU ITU TIDAK MAMPUS.

Yogyakarta, awal September 2018

Chee Nardi Liman, CSsR
Tinggal di Wisma Sang Penebus (Seminari Tinggi CSsR), Yogyakarta.



×
Berita Terbaru Update