-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

PUISI-PUISI LEVICA FEBLIEN

Sabtu, 27 Oktober 2018 | 10:10 WIB Last Updated 2018-10-27T03:10:58Z
(Gambar dari google)

UNITY IN RELIGION DIVERSITY

Satu dunia, lima samudra, enam benua
Enam agama dan ribuan keberagaman…
Keberagaman, perbedaan, kemajemukan
Itu yang dibenci umat manusia
Utara berteriak agamanya lah paling benar
Selatan menjawab kepunyaannya lah yang terbesar
Barat membantah karna merasa agama mereka yang sempurna
Timur pun tak tinggal diam dan menunjukan betapa hebatnya agama mereka

Berkoar saling menghajar
Api emosi membara membakar nurani
Teriakan saling hujat menulikan telinga
Tatapan benci sesama membutakan mata
Tak punya nurani untuk saling mendukung
Tak dapat mendengar suara musuh yang meminta tolong
Tak dapat melihat tangisan korban perpecahan
Tuhan menciptakan perbedaan
Bukan berarti Tuhan ingin ada perpecahan
Yang Dia inginkan hanya persatuan
Ya persatuan antar sesama, bukan hanya antar individu yang merasa hebat
Persatuan yang timbul dari apa yang kau lihat, kau dengar dan kau rasakan

Percayalah… hebat bukan timbul dari satu individu, namun
Paduan persatuan di tengah keberagaman
Kamu butuh aku
Aku pun butuh kamu
Aku dan kamu bisa menjadi  kita yang hebat

(Merubah dunia dan menghentikan kicauan publik tentang individualisme dan primodialisme)

KERENDAHAN HATI MERUBAH DUNIA

Melihat langit nan biru di tengah permusuhan antar agama
Hembusan angin merasuk hingga ke tulang
Hanyalah kesunyian dan kekosongan di dalam tatapan
Hingga tak sadar sang surya mulai menunjukan kehebatannya
Aku mulai teriak mengeluarkan isi hati
Hati yang penuh dengan murka terhadap kekacauan yang ada
Sejenak melepaskan beban tersebut
Serasa dunia hanya dipenuhi raut senyum bahagia
Hingga pada saatnya…..
Bencana datang bertubi-tubi
Korban jiwa pun tak terhitung lagi
Keegoisan untuk tetap menahan uluran tangan
Karna mereka tidak pada sisi yang sama

Tapi jika semua diputar
Jutaan umat, ribuan suku, ratusan Negara, hingga enam agama bersatu
Membahu, membantu, dan saling menopang
Tak peduli siapa kamu dan siapa mereka
Tak melihat seberapa hebat dan sempurnanya orang
Tak memusingkan betapa beragamnya dunia ini
Hanya dalam satu detik dunia berubah
Hanya dengan satu perubahan dunia berganti
Kesunyian diganti dengan deruh suara kesibukan pemberian bantuan
Kekosongan diisi dengan rasa kebersamaan yang telah lama hilang
Serasa diberi kesempatan kedua oleh Sang Pencipta
Hanya dengan menyaksikan berjuta tubuh menjadi satu jiwa
Membantu dan menjadi penyelamat sesama

Penulis adalah Siswi SMK Maria Mediatrix, Tangerang

×
Berita Terbaru Update