-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Draf Sandingan Disiapkan Pemerintah Terkait Polemik Sekolah Minggu Di RUU Pesantren

Sabtu, 03 November 2018 | 11:56 WIB Last Updated 2019-12-04T08:43:27Z
Draf Sandingan  Disiapkan Pemerintah Terkait Polemik Sekolah Minggu Di RUU Pesantren


Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin akan melakukan persiapan membuat draf persandingan RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan.

Hemat, Menag Lukman,  draf persandingan pemerintah itu merupakan cerminan dari aspirasi yang berkembang di semua lembaga pendidikan keagamaan di Indonesia.

Hal itu diungkapkan Menag setelah menghadiri diskusi bersama agamawan dan budayawan di Homestay Tembi, Timbulharjo, Sewon, Bantul, Jumat (2/11/2018) malam.

Ada banyak masukan dari pelbagai kalangan seperti PGI (Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia) dan KWI (Konferensi Waligereja Indonesia), bahkan forum Kyai-kyai terkait dengan persoalan itu.

Menag berjanji, dalam satu dua minggu Kemenag, akan mengundang para pemangku kepentingan untuk mendiskusikan draf sandingan RUU Pesantren yang dibuat pemerintah. 

Lukmat mengungkapkan RUU Pesantren dan pendidikan Keagamaan merupakan inisiatif DPR.

"Mereka (DPR RI) juga ingin memberi pengakuan kepada sejumlah lembaga pendidikan keagaman yang lain, karena kan lembaga pendidikan keagamaan di Indonesia tidak hanya pesantren saja."

Terkait Sekolah Minggu dan Katekisasi, Lukman beranggapan bahwa hal itu tidak perlu diatur dalam RUU.

"Hanya mungkin mereka (DPR RI) terlalu jauh masuk kepada wilayah Sekolah Minggu, misal Katekisasi yang sebenarnya bukan lembaga pendidikan, tapi itu adalah peribadatan tertentu yang tidak perlu diatur terlalu jauh," ucapnya.

"Saya sekali lagi berbaik sangka, bahwa semangatnya (RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan) adalah pengakuan bukan intervensi," ujarnya. 
×
Berita Terbaru Update