-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Habib Bahar Dilaporkan ke Polisi, TKN Jokowi: Dia Harus Ditangkap

Kamis, 29 November 2018 | 21:11 WIB Last Updated 2018-11-29T14:11:06Z

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Abdul Kadir Karding menilai ucapan Habib Bahar bin Smith yang menyebut Joko Widodo adalah banci tidak dapat dibenarkan secara hukum.

Karding menyatakan, sebagai tokoh agama, Bahar seharusnya tidak menghina orang lain, apalagi kepala negara. 

"Yang dihina ini adalah presiden yang sah yang dalam agama harus ditaati. Saya mendukung dan mendorong dia [Bahar] diproses secara hkum dan harus ditangkap," kata Karding kepada Tirto, Kamis (29/11/2018).

Karding mengaku prihatin dengan ucapan kasar dan tidak sopan dari Bahar. Padahal, kata dia, ucapan seperti itu dilarang agama Islam.

"Dia menciderai citra dan nama baik keturunan Rasullullah [Bahar berstatus habib]," kata Karding. 

"Kok ada keturunan Rasullullah hobinya mencaci, mengeluarkan kata-kata busuk dan kotor. Itu tidak pantas, tidak patut," Karding melanjutkan.

Dilansir tirto.id,  Bahar dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada 28 November kemarin. Pelaporan itu buntut dari ceramah Bahar yang videonya menyebar di media sosial dan Youtube. Di ceramahnya, Bahar menyebut Jokowi sebagai "Pengkhianat bangsa, negara dan rakyat" dan "Jangan-jangan haid Jokowi itu. Kayaknya banci." 

Karena ceramah itu, Sekjen Jokowi Mania, La Kamarudin melaporkan Bahar ke polisi atas tuduhan penyebaran ujaran kebencian, kejahatan terhadap penguasa, dan kejahatan tentang diskriminasi ras dan etnis. Ketua Umum Cyber Indonesia, Muannas Alaidid juga melaporkan Bahar atas tuduhan menghina dan merendahkan Presiden RI. 

Bahar dilaporkan dengan tuduhan pelanggaran Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45 A ayat 2 UU Nomor 19 Tahun 2018 Tentang Perubahan atas UU No 11/2008 Tentang ITE dan Pasal 4 huruf b angka 2 juncto Pasal 16 UU No 40/2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis, serta Pasal 207 KUHP dengan ancaman pidana lebih dari 5 tahun penjara.
×
Berita Terbaru Update