-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Lagi-lagi Buni Yani Ucap Sumpah Mubahalah Terkait Kasus Ahok

Jumat, 30 November 2018 | 00:55 WIB Last Updated 2018-11-30T02:05:51Z
(Buni Yani-Foto Antara/Fahrul Jayadiputra)

Bintangnusa.com - Terdakwa kasus ujaran kebencian, Buni Yani, berani mengucapkan sumpah Mubahalah karena dirinya merasa tidak pernah memotong ataupun mengedit pidato mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). 

“Kalau saya diputuskan bersalah oleh karena gara-gara sesuatu yang tidak saya lakukan. Demi Allah saya tidak melakukan itu, saya sekarang melakukan mubahalah,” kata Buni Yani dalam jumpa pers di Jl H Saabun, Jati Padang, Jakarta Selatan, Kamis (29/11/2018).

Menurut pengakuan Buni Yani, apabila dia berbohong, Allah pasti menghukum dirinya beserta anak-anak dan cucu-cucunya ke dalam neraka

“Demi Allah saya tidak pernah mengedit dan memotong video. Kalau saya bohong biarlah Allah sekarang juga memberikan laknat dan azab kepada saya dan seterusnya kepada anak cucu saya dan saya dimasukkan selama-lamanya ke dalam neraka. Selama-lamanya ke dalam neraka agar saya dikutuk selama-lamanya dan anak cucu saya merasakan yang sepedih-pedihnya azab dari Allah,” ucapnya.

Namun jika tidak bersalah, Buni mendoakan agar Tuhan membalas hukuman orang yang memvonis dirinya. 

“Tetapi kalau saya benar, biarlah buzzer, polisi, jaksa, hakim, maka semuanya mendapatkan laknat dan azab dari Allah SWT sepedih-pedihnya lalu mereka mendapatkan azab yang tidak ada duanya,” lanjutnya. 

Buni Yani bukan kali pertama melakukan sumpah Mubahalah pada kasus itu. Sumpah tersebut dia ucapkan sebelum sidang vonis berlangsung di Pengadilan Negeri Bandung pada Selasa, 14 November 2017, lampau.

“Dalam persidangan yang mulia ini saya sudah menyampaikan beberapa kali bahwa saya tidak pernah memotong video,” ucap Buni sesaat sebelum sidang berlangsung. 

“Dan bila hari ini saya diputus dan dianggap bersalah, biar orang yang menuduh saya dan memutuskan perkara ini saya bersalah karena telah memotong video, mudah-mudahan orang tersebut akan dilaknat oleh Allah SWT.” (Sarfin/BNC)





×
Berita Terbaru Update