-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

BERBURU SUARA TUHAN, NASEHAT SANG RENTA

Kamis, 13 Desember 2018 | 23:52 WIB Last Updated 2019-12-15T00:26:57Z
BERBURU SUARA TUHAN, NASEHAT SANG RENTA


Karya YS Sunaryo

NASEHAT SANG RENTA

Cucuku, bunuhlah mimpimu
sebab kakek tak mampu
membuat lelap tidurmu
kecuali berikan gumam
dalam kacau kalimat ketakutan
sepanjang pematang
yang tak lagi garis petak lahan

Hilang macam-macam tanaman
petak-petak itu kini garis kemiskinan
membengkak oleh gelombang industri
sebab upah rendah, upah murah,
upah-upah negeri terjajah
kini dan masa depanmu dijarah

Tetapi jangan henti berlari
merebut pundi-pundi
yang telah ditelan koloni globalisasi
lalu semaikan di tanah keadilan
hingga terbungkam keserakahan
yang dipimpin mabuk kekuasaan

Biar kakek di sini
panjatkan doa-doa malam hari
agar maling enggan santroni lagi
gagahi rumah ibu pertiwi

Dan cucuku teruslah tumbuh
tanpa mengeluh
seluruh tumpah darah
penuh utuh terengkuh

Bandung, 14 Desember 2018

BERBURU SUARA TUHAN

Terbang ke langit khayalan
bercengkrama dengan awan
berkawan remang rembulan
menggandeng bintang-bintang
dandanan meminjam sayap malaikat
memikat kerumunan-kerumunan

Senyuman dihambur-hamburkan
sepanjang beradu cepat kekuatan
kadang keringat kepalsuan-kepalsuan
sering lihatkan tenaga kepura-puraan
dan jujur dikatakan:
"aku tak tahan inginkan kekuasaan"

O, calon wakil rakyat
memburu suara Tuhan
demi duduki kursi
nomor-nomor riuh berjudi
setiap hari menghitung misteri
di jalan-jalan terjal
di ruangan-ruangan berjejal
bahkan di seram pemakaman

Takdir tak dapat ditawar
walau kegilaan acapkali iringi ikhtiar
malam berubah menjadi kelelawar
berbekal tawakal, juga kesabaran

Dan deretan rakyat
bukan nganga menanti makanan
melainkan lapar tak tertahankan
pada kesungguhan perjuangan
dan segenap keteladanan

Bukan pula makmur satu kumpulan
lalu berserakan ketidakadilan
sedang tangan-tangan jelata
hanya punya daya
menimba linang air mata

Bandung, 14 Desember 2018

(Gambar dari google)
×
Berita Terbaru Update