-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

BUNDA MARIA SUCI DARI TUHAN SEJAK AWAL

Jumat, 07 Desember 2018 | 23:41 WIB Last Updated 2020-07-10T05:20:44Z
(Gambar dari google)
Oleh: Br. Bojes, SDB

Bacaan dan renungan Sabda Tuhan hari Sabtu pekan pertama Adven, 8 Desember 2018; Hari Raya Santa Perawan Maria Dikandung Tanpa Dosa.

Renungan kita pada hari ini bertema: Suci Dari Tuhan Sejak Awal. Perayaan ini dimeriahkan oleh seluruh Gereja sejak tahun 1845, ketika Paus Pius ke-9 menetapkan doktrin Maria Dikandung Tanpa noda dosa, atau Maria Imakulata. Doktrin ini menekankan kesucian Bunda Maria sejak awal hidupnya, sekaligus memperkuat devosi Bunda Maria sejak Gereja Perdana di Yerusalem dulu. 

Perkembangan devosi itu antara lain berbuah dengan ramai dan menyebarnya doa “Salam Maria” ke seluruh muka bumi ini. Bagian dari doa ini “Salam Maria penuh rahmat” yang merupakan salam dari malaikat Gabriel dalam Injil Lukas hari ini, bisa dibayangkan pengakuan kesucian, penuh rahmat, pada Maria datang dari surga. Berarti status ini diberikan Tuhan sendiri, sebuah tindakan yang besar sekali dan tidak main-main. 

Doktrin ini menegaskan kebenaran bahwa, sejak awal mula ketika pembuahan hasil perkawinan Yoakim dan Anna, Tuhan Allah sudah membuat supaya rahim untuk bakal janin Maria, dibentengi oleh rahmat Allah. Hasilnya ialah rahim itu anti akan virus dosa asal maka tidak terkena satu titik pun virus dosa asal. Dengan demikian bayi yang tumbuh dalam rahim, menyusul kelahiran dan seterusnya hingga pada saat sebagai gadis desa Nasaret, ia menerima kabar Malaikat itu. Dari sana Maria mulai hidup bersama Sabda Kekal yang menjelma menjadi manusia, yaitu Yesus Kristus. Maka ia tetap suci dari awal sampai akhir hidupnya, lalu diangkat ke surga dengan mulia.

Satu-satunya manusia yang luar biasa ialah Maria. Hanya dia dari semua manusia yang disebut penuh rahmat. Para santo dan santa siapa pun dia cukup disebut hamba Allah atau mengambil bagian dalam kepenuhan rahmat Allah. Tetapi Maria memiliki dalam kepenuhan itu sejak ia dikandung. Keluar-biasaan Bunda Maria berdampak juga kepada kita. Apakah hari raya ini punya makna bagi kita? Paling kurang ada tiga makna bagi hidup kita selanjutnya. 

Pertama, kemampuan untuk melawan dosa. Kitab kejadian dalam bacaan pertama mewartakan bahwa panglima kejahatan yaitu setan telah dikalahkan dan Yesus Kristus yang melakukan itu. Meski kita terus mendapat godaan dan jatuh ke dalam dosa, Maria yang telah mengalahkan dosa tetap membantu, antara lain dengan doa: Santa Maria bunda Allah doakanlah kami yang berdosa ini. Kedua, mengikuti jejak Bunda Maria, kita perlu mempertahan status kita sebagai pengikut Kristus dengan tandanya bahwa kita telah dipanggil sejak awal di dalam Kristus. Ketiga, kalau kita hidup dengan semangat membenci dosa dan menjauhi perbuatan jahat, kita sesungguhnya adalah putera dan puteri Bunda Maria.

Marilah kita berdoa

Ya Bapa yang baik, semoga kami senantiasa meneladai Bunda Maria dalam kesucian dan hidup yang penuh rahmat. 

×
Berita Terbaru Update