-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

KALIAN JAJAH IBUMU

Minggu, 16 Desember 2018 | 09:21 WIB Last Updated 2019-12-14T23:13:12Z
KALIAN JAJAH IBUMU


Karya YS Sunaryo

Ibu yang kemarin itu
masih berjibaku menyeka air mata
dalam kucuran doa-doa
siang dan malam

Sedang tubuh rentanya
tergeletak di ranjang sunyi
diiringi nyanyian besi tua
yang membangunkan sembahyang
kecangkan otot-otot kehidupan

Dan sebelum matahari terbit
ibu itu segera bangkit
sambangi pasar dengan sebatang obor
memapah bongkok punggungnya
kemudian ditindih ragam bahan sayuran
hingga jam sepuluh terhidang
rupa masakan dijual untuk mengganjal
tegak tulang badan sendirian

Katanya ini desember kedua puluh kali
yang membawa pada sebatang kara
karena anak cucu tinggalkan desa
sejak sawah dan ladang tak lagi nyawa
kecuali tabah dalam kemelaratan
yang mesti ikhlas diwariskan
pada segenap turunan

Hingga ibu menjadi pilihan
saling rela ditinggalkan
demi mengejar bayangan kemakmuran
di keangkuhan kota besar
walau dua puluh satu kali desember
tak terjadi perubahan

Ibu kini hanya teronggok di pembaringan
dalam sakit membisikan sebuah sajak
"nak, tegarlah, sabarlah,
seperti ketabahan ibu ditinggal bapakmu
yang wafat tersambar petir di tengah sawah"

"Juga seperti kemarin ditinggalkan kalian
mengingatkan ibu waktu perawan
berlari dikejar kaum penjajah
dan ingatlah pula kini kalian sedang
berperang dengan jiwa hilang kasih sayang"

Bandung, 16 Desember 2018

(gambar dari google)
×
Berita Terbaru Update