-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

PELITA KEBUDAYAAN

Senin, 10 Desember 2018 | 11:50 WIB Last Updated 2019-12-06T13:54:10Z
PELITA KEBUDAYAAN


Karya YS Sunaryo

Kau meminta aku memetik bintang
tetapi langit kau gelapkan
sedangkan rembulan telah lama
menjadi mainan di meja-meja
lampu tempel temaram

Perawan telanjang menuangkan malam
di gelas-gelas hitam tanpa bacaan
lalu bersulang di keruh kegelapan
dan gulita semakin mendekam

Di jiwa telah lama mengeram
lahirkan para lelaki buta
berjalan di gugus nusa
melahap daging-daging bangsa
di dada ibu pertiwi

Para kenyang kembali menunggu pagi
wadahi cahaya matahari dengan berahi
lalui siang dan sore hari
merobek-robek garis pelangi
hingga kembali geliat malam
mengulang persembahan
seperti kemarin digauli


Tertutupikah nalar kewarasan
sembunyikah batin kesadaran
atau kau telah kehilangan
tonggak-tonggak
sampan-sampan
tiang-tiang

Pedoman-pedoman
hingga hanya tercipta
ketidakberdayaan dijualbelikan
kemenangan diserakahkan
kekalahan direnggut kemarahan
dan Tuhan kau jadikan boneka

Cuma hiburan saat luka
bahkan adakalanya bahasa
memangsa antar sesama

Lantas cahaya apa lagi
yang hendak kurasa ketika
bintang, rembulan, matahari
remuk dari segala terang

Hanya pada kerlip kunang-kunang
aku terbayang
jika menjadi sekumpulan jutaan
dan tak terhitung

Biar itu saja karena cahaya
yang tak nyala di atas kotoran-kotoran
ia setia di tepian sunyi
kala hati nyanyikan kebahagiaan hakiki

Ia ada di setiap sela-sela
pelita kebudayaan kita
hanya selalu kau sia-siakan

Bandung, 10 Desember 2018

(Gambar diambil dari vecteezy.com)
×
Berita Terbaru Update