-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

PERSAUDARAAN ANTARA PASAR, UANG DAN BANK

Kamis, 20 Desember 2018 | 20:00 WIB Last Updated 2019-12-05T13:36:54Z
PERSAUDARAAN ANTARA PASAR, UANG DAN BANK


Oleh: Atin Supartini

Minggu pagi tadi, Sulis dan ibunya pergi ke pasar. Mereka pergi dengan jalan kaki, sembari menikmati sejuknya udara pagi. 

Mereka membawa keranjang tuk berbelanja berbagai kebutuhan sehari-hari. Di pasar itu terdapat banyak sekali orang yang melakukan berbagai pekerjaan.

Sang ibu bertanya kepada Sulis yang digandeng tangannya, "Sulis, apakah kamu, apa kerjaan orang sebanyak ini di sini?"

Sulis memperhatikan orang-orang di sekitarnya. Lalu, sambil menunjuk penjual wortel yang sedang melayani ibunya, Sulis menjawab, " Dia menjual wortel, dan kita membeli wortel. 

Di sana ada penjual ikan dikerumuni para pembeli. Ada lagi di sebelah sana penjual baju dikerumuni pembeli dan masih banyak lagi, Bu.

 Semua orang mencari berbagai kebutuhan yang akan dibelinya. Pasar ini berisi para penjual dagangan dan para pembeli, mereka melakukan transaksi jual beli."

Ibunya terkagum atas jawaban anak yang masih duduk di kelas empat SD, " Bagus, kamu pandai Nak! 

Memang pasar ini penuh dengan para penjual dan pembeli berbagai kebutuhan. Sulis, apakah kamu tahu arti pasar?"

Sulis berfikir sejenak, sembari memandang lalu lalangnya orang-orang, lalu dia menjawab, "Sesuai dengan yang telah diajarkan di sekolah, Bu. 

Pasar ialah tempat pertemuan antara para penjual dan pembeli yang melakukan transaksi (jual beli)."

Setelah sang ibu selesai membeli berbagai kebutuhannya, ia bertanya pada anaknya, "Sulis, kamu ingin beli apa?"

"Aku ingin beli martabak, Bu." Sulis menjawab sembari menunjuk penjual martabak.

Lalu, Sulis bersama ibunya menuju penjual martabak. Mereka membeli beberapa potong martabak. Setelah itu, mereka pun pulang ke rumahnya.

Toko, warung, dan kios juga termasuk pasar. Jual beli yang terjadi dilaksanakan secara langsung. Penjual dan pembeli melakukan transaksi dengan tatap muka. 

Jual beli juga dapat dilaksanakan secara tidak langsung. Seperti di zaman sekarang ini, banyak orang yang melakukan jual beli secara online. 

Di mana setelah pembeli berminat pada barang yang ditawarkan, ia akan mengirim uang kepada penjual dan barang pun diantar penjual kepada pembeli. Itulah yang dinamakan pasar tak langsung.

Petang hari di rumah, sang ayah bertanya kepada Sulis, "Sulis, pagi tadi kamu dan ibu pergi belanja ke pasar. Para pedagang menjual barang dan ibu membeli barang yang kita butuhkan. Dengan apakah ibumu membeli barang-barang itu?"

"Tentu saja dengan uang, Pak," jawab Sulis cepat.

"Betul. Jadi, dapat kita katakan uang ibu telah ditukarkan dengan barang-barang kebutuhan. Sulis, apa kamu tahu apa itu uang?"

"Di sekolah, aku diberi pelajaran tentang uang, Pak. Uang itu adalah alat untuk mempermudah tukar- menukar, dalam hal mencukupi kebutuhan kita." dengan pintar Sulis menjawab.

"Iya, kamu betul. Coba Sulis bayangkan! Seandainya kita tidak mengenal uang, kita akan kesulitan dalam mencukupi kebutuhan hidup." sang ayah terkagum pada jawaban anaknya.

"Maaf Pak, aku kurang ngerti. Bagaimana artinya?" tanya Sulis yang agak kebingungan.

"Iya Nak, dulu orang-orang belum mengenal uang. Mereka di pasar melakukan jual beli dengan tukar-menukar barang, atau yang sering kita sebut dengan sistem barter. 

Seperti penjual telur menukarkan telurnya dengan beras. Penjual pisang menukarkan dagangannya dengan telur, sayuran dan barang lainnya." sang ayah menjelaskan.

"O begitu, jadi uang sangat berarti bagi kehidupan ya, Pak."

"Iya Nak. Dengan uang kita menjadi mudah dalam jual beli.

Nak tidurlah, hari sudah petang. Nanti kamu sekolah kesiangan." perintah sang ayah, karena jam telah menunjukan pukul 20.30 WIB.

Uang yang kita pakai sehari-hari ada yang berupa uang logam dan ada juga uang kertas. Uang tersebut disebut 'uang kartal.' 

Uang itu dicetak dan diedarkan oleh Bank Indonesia.Selain Bank Indonesia, masih banyak bank lain. Ada bank milik pemerintah, seperti Bank Negara Indonesia (BNI) dan ada bank milik swasta, seperti Bank Central Asia (BCA).

Bank melayani masyarakat soal uang. Kita bisa mengirim uang ke mana saja lewat bank. Kita juga bisa menabung di bank.

Oleh karena itu, dapat kita simpulkan bahwa hubungan persaudaraan antara pasar, uang dan bank sangatlah erat. Karena adanya mereka kita dapat dengan mudah memenuhi kebutuhan hidup.

-Garut, 20 Desember 2018

(Gambar diambil dari google)
×
Berita Terbaru Update