-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

KETIKA DARAH BERMAKNA

Jumat, 04 Januari 2019 | 04:40 WIB Last Updated 2019-12-12T22:03:13Z
KETIKA DARAH BERMAKNA



Karya YS Sunaryo

Darah itu, jangan kau sebut hanya menetes pada keperawanan di malam pertama pernikahan yang kemudian didaulat sebagai kesetiaan paling jantan

Darah itu, bukan semata mengalir pada selangkangan ibumu saat bayi memulai menangis di riuh dunia lalu dirayakan sebagai juang paling mati dari cinta sejati

Darah itu, tidak satu-satunya luka saat nadi kau iris ketika hendak bunuh diri kemudian kekasihmu datang memberi kecupan sebagai ciri kesendirian adalah bentuk ketidaksanggupan siapapun di dunia kecuali pada ketabahan yang dilipatgandakan

Gelegak perlawanan berkat ketidakkuatan menaggung beban ketidakadilan lalu menendang besi tirani yang sebabkan patah-patah kaki atau kemenangan yang dicuri para pecundang di kantong-kantong kemiskinan. Di situ, sungguh
ada genang darah

Pengorbanan di hari agung dan untuk sesembahan kepada Tuhan sebagai kuat keimananmu dan menjadi bukti berbagi daging pada sesama walau setahun sekali. Di situ, begitu simbah darah

Perang dan perkelahian sebab pertengkaran adalah kemarahan yang dibaringkan di tengah lapang lalu kau muntahkan senjata pelenyapan badan dan harga diri. Di situ, tertumpah darah

Darah telah melahirkan
darah telah menghidupkan
darah telah memusnahkan
darah telah mematikan

Tanah tumpah darah
yang nyata terjajah
adalah darah menyerah
darah telah kalah

Sedang merebut tanah air
adalah gelegak darah segar
yang terus mengalir
tak mau berakhir

Bandung, 3 Januari 2019

(Gambar dari google)
×
Berita Terbaru Update