-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

MEMBACA PELUANG KEMENANGAN PILEG 2019 DI DAPIL IV MANGGARAI TIMUR

Rabu, 02 Januari 2019 | 23:15 WIB Last Updated 2019-01-02T16:18:52Z

Semua caleg memiliki ekspektasi untuk sukses pada pemilihan legislatif (Pileg), 17 April 2019 mendatang. Kemenangan merupakan kado spesial yang sangat diharapkan di akhir perjuangan nanti, tetapi tidak bisa dinafikan pula fakta buruk akan melanda jika koin keberuntungan tidak dapat diraih. Berkontestasi dalam politik bagaikan melempar koin yang memiliki dua sisi yaitu sisi menang dan kalah. Analogi ini memngungkapkan fakta yg akan dialami di ending kompetisi.

Berjuang untuk menang adalah bagian dari peroses yang dilalui dengan gaya dan strategi masing-masing, tetapi apapun bentuknya harus tetap bersaing secara sehat, profesional dan mengutamakan kekeluargaan dan persaudaraan. Pileg serta jabatanya hanya bersifat temporer 5 tahun sekali, sedangkan keluarga terjalin sepanjang masa.

Kecamatan Sambi Rampas, Elar dan Elar Selatan adalah wilayah dapil IV dengan DPS secara berturut-turut 19.842, 10.148 dan 11.939 dengan jumlah 41.929 (Smbr: KPUD MATIM) yang diperebutkan oleh 14 Parpol dangan jumlah caleg 81 orang. Jika dirata-ratakan dari total DPS maka tiap parpol mendapat 2.995 suara sedangkan tiap caleg sekitar 518 suara.

Betapapun beda dalam sistem pembagian kursi nanti, yg sebelumnya merupakan versi pembagian DPP dibagi jumlah kursi di 2014 dan sekarang versi Sainte Lague (pembagian terhadap bilangan ganjil), kalau dibandingkan hanya beda-beda tipis tapi intinya adalah siapa suara terbanyak. Yang pastinya dari 14 parpol hanya 6 parpol yg akan mendapat kursi, dari 81 caleg hanya 6 caleg yg akan menduduki kursi empuk di DPRD, sisanya god by. 

Enam parpol yang dimaksudkan yakni parpol yg masuk diperengkingan 1 - 6. Sedangkan urutan ke 7 dan seterusnya, tunggu di pileg 2023. Ini adalah realitas politik yang akan dihadapi nanti, mimpi untuk mendapat 2 kursi di satu dapil memang agak sulit dan selama ini belum ada. Selanjutnya, baru menentukan siapa di internal parpol yg masuk nominasi peringkat 1 suara terbanyak ialah yg berhak menyadang gelar "pak dewan"

Pertanyaannya adalah parpol apa saja, dan siapa calegnya yang akan mendapat keberuntungan itu? Jawabannya tentu ada di masing-masing parpol, ada di masing-masing caleg, dan ada di masyarakat sebagai pemilih. Masing-masing mempunyai spekulasi yang berbeda dalam menganalisa peluang menang.

Namun apapun spekulasinya harus didukung dengan elektabilitas para caleg. Tinggi rendahnya elektabilitas akan dilihat dari trek rekornya dalam hidup bermasyarakat (skil, sikap dan intelektual). Inilah modal utama untuk menggaet suara diluar keluarga alias konstituen. Selanjutnya pemetaan para caleg. Dapil 4 adalah dapil yg tergolong luas dari topografinya karna bergabungnya 3 kecamatan sehingga distribusi suara divergen, idealnya di tiap kecamatan ada caleg untuk mempermudah pengenalan dan memahami bahasa masyarakat setempat namun tidak menutup kemungkinan juga masyarakat lebih memilih wajah baru.

Pada akhirnya segala bentuk kompetisi harus ada menang dan kalah, Allah sudah menentukan siapa orangnya namun belum dipublikasikan sebelum melakukan proses. Proses yang berkualitas akan melahirkan pemimpin-pemimpin yang berkualitas begitupun sebaliknya. Sekalipun menang jika dengan cara yang tidak berkualitas justru akan menjadi bumerang, sekalipun kalah jika sudah dilakukan dengan cara yang baik tanpa merugikan pihak lain itu akan lebih baik.

Selamat berkompetisi !

Oleh: Sunardi Jeki
Penulis adalah ketua DPC PKS Sambi Rampas Kec. Sambi Rampas, Kab. Manggarai Timur.

×
Berita Terbaru Update