-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

ANTOLOGI PUISI KARYA SILVERIUS PANTOLA

Sabtu, 09 Februari 2019 | 17:39 WIB Last Updated 2019-02-09T10:39:06Z
/Ilustrasi dari https://www.idntimes.com/
Oleh: Silverius Pantola

MATI DIBALIK TUMPUKAN EMAS

Bagai anak burung
Yang lapar dalam sangkar
Menatap padi yang menguning
Diberi racun yang mematikan

Tangis dan piluh
Menyulam dalam dagingku
Sedang sang induk kebingungan
Mencari nafkah

Tuan sawah yang elok dan perkasa
Tersenyum bahagia dipinggir sawah
Bersama cangkir-cangkir yang dipenuhi anggur
Dengan puing-puing harapan menghiasi angan-angan

Sementara itu tikus-tikus berkerumun
Sembari berkompromi diatas pematang
Menyusun strategi 
Untuk mencuri cangkir milik tuan sawah

(Kediri, 31 januari 2019)

CINTA TAK SAMPAI

Debar jantung yang laju
Kau memberi garis pembatas
Menjadi sandungan 
Bagi cinta yang membendung

Anggur yang manis 
Telah kau nodai dengan sianida
Menabur dusta pada ujung nafas
Yang berhembus lesuh

Debu dan angin menyaksikan hati yang pilu 
Tersesat pada jalan buntuh
Sedang bara api cinta terus membakar
Rongga dada yang busuk termakan waktu

Cinta yang terpendam
Terus membeku pada hati
Siksaan yang teramat
Membujur pada senyummu yang memabukan

(Kediri,27 januari 2019)

SENJA PADA BERINGIN TUA

Dikala senja terseret masa
Di bawa pohon tua kau bersujud
Menanti malaikat menghempaskan sayapnya
Sembari melawan hawa dingin yang menyengat

Jaket lusuh nafsu pada tubuhmu
Secangkir kopi menengadah 
Menyapa senja yang tak lama lagi
Kembali pada pangkuan ibu pertiwi

Sementara itu tetesan rinai 
Mendandani bunga-bunga ditaman
Mengiringi senja mencium atap rumah diufuk barat
Rindu tak kian henti menyulam dalam sunyi

Bunga di taman mengelus-elus
Rindu yang bertaburan
Pada tanah yang basah 
Oleh air mata beringin tua

(Kediri,06-01-2019)

Penulis lahir di Oelnunuh, 01 mei 1996. Asal Desa: Oelnunuh; Kec: Polen; Kab: TTS. Alumni SMAK Warta Bakti Kefamenanu, sekarang studi di kampus STIKES Surya Mitra Husada Kediri Fakultas Ilmu  Keperawatan.


×
Berita Terbaru Update