-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Paus Fransiskus Minta Gereja Hapus Hukuman Mati

Minggu, 24 Februari 2019 | 00:43 WIB Last Updated 2019-02-23T18:15:19Z
/Ilustrasi dari http://bangka.tribunnews.com/
Paus Fransiskus telah menetapkan hukuman mati “tidak dapat diterima” dalam semua situasi. Gereja Katolik harus berusaha menghapusnya, mengubah ajaran resmi Gereja untuk mencerminkan pandangannya bahwa semua kehidupan adalah sakral dan tidak ada pembenaran untuk dieksekusi oleh negara.

Vatikan mengatakan Paus Fransiskus telah menyetujui perubahan Katekismus Gereja Katolik, kompilasi ajaran Katolik resmi, sehingga menyatakan hukuman mati merupakan serangan martabat dan kehidupan manusia. Ajaran baru yang tercantum dalam Katekimus No. 2267 mengatakan bahwa kebijakan sebelumnya sudah ketinggalan zaman dan ada cara lain untuk melindungi kebaikan bersama, dan Gereja harus berkomitmen untuk mengakhiri hukuman mati.

“Penggunaan hukuman mati oleh pihak berwenang, setelah pengadilan yang adil, telah lama dianggap sebagai respon yang tepat terhadap parahnya kejahatan tertentu dan dapat diterima meskipun merupakan cara ekstrem untuk menjaga kebaikan umum,” demikian bunyi naskah baru itu.
Dikatakan sekarang “ada peningkatan kesadaran bahwa setelah martabat seseorang tidak hilang bahkan aman dan sanksi-sanksi baru sudah berkembang sehingga tidak menutup kemungkinan bagi orang yang bersalah untuk bertobat.

“Maka dari itu Gereja mengajarkan dalam terang Injil bahwa hukuman mati tidak dapat diterima karena itu adalah serangan terhadap martabat seseorang yang tidak dapat diganggu-gugat. Gereja bekerja dengan tekad untuk menghapusnya dari seluruh dunia,” kata teks baru itu yang sudah disetujui pada bulan Mei.

Paus Fransiskus telah lama menentang hukuman mati, bersikeras bahwa itu tidak akan pernah bisa dibenarkan, tidak peduli betapa kejamnya kejahatan yang dilakukan. Dia juga telah lama membuat pelayanan di penjara menjadi tugas andalannya dan bahkan menentang hukuman seumur hidup yang disebut hukuman mati “terselubung”.

Dan hampir setiap perjalanan keluar negeri, Sri Paus telah mengunjungi para tahanan untuk memberikan kata-kata solidaritas dan harapan dan dia masih tetap berhubungan dengan sekelompok narapidana Argentina yang ia layani selama bertahun-tahun sebagai Uskup Agung Buenos Aires.

Hukuman mati telah dihapus di sebagian besar Eropa dan Amerika Selatan, tetapi masih digunakan di Amerika Serikat dan di beberapa negara Asia, Afrika, dan Timur Tengah. Namun Presiden Turki, Tayyip Erdogan baru saja mengatakan Turki mungkin segera bergerak untuk memulihkan pelaksanaan hukuman mati. Turki telah menghapuskan hukuman mati pada tahun 2004 sebagai bagian dari upaya untuk bergabung dengan Uni Eropa.

Oleh: Gabriella Keziafanya 
Penulis adalah siswi SMA Tarsisius Vireta, Tangerang, kelas11 MIA 2
×
Berita Terbaru Update