-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

DIALOG BATIN

Kamis, 28 Maret 2019 | 12:32 WIB Last Updated 2019-12-11T15:02:34Z
DIALOG BATIN


Oleh : Lois Scarlet  (XI MIA 2 SMA TARSISIUS VIRETA

DIALOG BATIN (I)

Udara dingin menyambut kulitku pagi ini.
Suara pertemuan panci serta spatula
Ketukan lonceng jam
Semuanya bersukacita untuk beraktivitas pagi ini

Fajar ini aku merasa sangat nyaman
Kian nikmat kupikir anugerah-Nya
Tak ada wajah malang yang kutunjukkan
Hanya ada senyum syukur atas setia-Nya

Terbesit dalam pikiranku
Alam, Diri-Nya saling bekerjasama
Untuk setiap orang di fajar ini
Andai aku dapat melihat eksistensi relasi Mereka
aku pasti yang paling beruntung
menikmati indahnya keunikan cinta
namun aku akan pasti
menyaksikan keindahan dalam keunikannya
relasi dan kerja sama di sana

Mereka
Allah serta alam 
Pasti sangatlah bijaksana dan cerdas
dalam memelihara….

Bukan perkara mudah
Tiap kejadian, Tiap adegan yang berlansung
Kupikir segalanya rancangan rencana-Nya
Aku pun Insan lainnya sangat rumpang.
Namun makhluk rumpang ini tetap kebagian….
Dalam rancangannya yang segera rampung.

DIALOG BATIN (II) 

Petang ini kembali aku….
Luangkan waktu untuk bertegur sapa,
Menyapa dalam senyum simpul
melalui pena, sahabat sepanjang
Kesendirianku,

Waktu lalu, kusinggung rencananya yang rampung
Ya, katakan rampung
Makhluk rumpang rampung juga
Kau tahu? Siapa pujaan hatinya

Makhluk rumpang….
Makhluk rumpanglah isi hatinya
Tiap lembar, tiap kisah
Yang telah dirangkum itu….
Semuanya mengisahkan cinta-Nya

Bukan karena rumpang ini hebat
Kuat…
Tapi karena rumpang ini malang
Dia yang Maha segala berbelas kasihan

Kepada makhluk rumpang ….
Sadarkah kau?
Apa yang Ia nginkan?
Semunya untuk para rumpang

DIALOG BATIN (III)

Kulanjutkan karya ini….
Untuk menyampaikan 
Bahwa aku, pencari kesejatian cinta

Ketidakmampuanku mengisahkan
Ketidakmampuanku untuk menemukan kata
Ketidakcukupan luangan waktuku
Menyampaikan keunikan cinta
Namun Tuhan punya banyak cara
Menyampaiakan cinta nan abadi
Pada segala mahluk termasuk aku,
Pencari keabadian….

Melalui Gereja, kasih-Nya tersampaikan 
Melalui Gereja, ampun dinyatakan 
Melalui Gereja, diri-Nya hadir
Dunia tak pernah dibenci Allah

Begitu pula dengan Gereja
Gereja mengasihi dunia
Sebagaimana Ia mengasihi Gereja dahulunya
Gereja dan dunia…. 
Bukti belaskasihan-Nya

(Ilustrasi dari slideshare.net)


×
Berita Terbaru Update