-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Komunitas Sant' Egidio Labuan Bajo Beri Bantuan Untuk Seorang Janda di Mbrata

Senin, 18 Maret 2019 | 21:49 WIB Last Updated 2019-03-18T15:41:33Z

Komunitas Sant' Egidio Labuan bajo kembali melakukan aksi solidaritas terhadap korban bencana alam dengan memberikan bantuan materil kepada seorang janda dua anak di daerah Mbrata Desa Macang Tanggar Kec. Komodo, Minggu sore (18/03). 

Aksi ini dilakukan setelah salah seorang anggota Komunitas Sant' Egidio mendengarkan curhatan dari ibu bersangkutan bahwa dia ikut terkena dampak banjir pada 7 Maret lalu dan belum mendapatkan bantuan. Curhatan ini oleh anggota bersangkutan pun disampaikan kepada anggota komunitas yang lain dan semua anggota komunitas Sant' Egidio menyepakati untuk memberikan bantuan kepada ibu tersebut.

Ibu yang bernama Memy itu menuturkan, ia mengalami banyak kerugian akibat banjir yang menghantam rumah, sawah, ternak dan sebagainya. 

"Sawah serta dua ekor babi milik saya dibawa oleh banjir, padahal itu adalah tumpuan harapan saya" kata ibu dua anak itu. 

Lebih lanjut ia berkisah bahwa selain babi dan sawah, beras yg disiapkannya untuk makan sehari-hari pun terkena lumpur dan atap dapur rumahnya pun terbongkar akibat hujan deras.

Komunitas Sant' Egidio Labuan Bajo berupaya mengumpulkan dana melalui pemberian uang dari kantong pribadi dan menyodorkan kotak amal kepada umat Paroki Roh Kudus dan Paroki Msaja Bunda Segala Bangsa Labuan Bajo setelah misa. Hasil dana terkumpul tersebut mereka donasikan untuk ibu itu. Selain uang, Komunitas Sant' Egido juga menyerahkan pakian layak pakai untuk ibu Memy dan kedua anaknya serta beberapa bungkus biskuit.

Dengan menembus hujan yang masih terjadi, beberapa anggota komunitas Sant' Egidio mendatangi rumah sederhana milik ibu Memy untuk menyerahkan donasi tersebut. Ibu Memy sangat terkejut dan sangat terharu atas bantuan yang tak diduga duganya. 

"Berkali kali ia menangis terharu dan tak hentinya mengucap syukur kepada Tuhan atas kejadian sore itu" tutur Pipo Sudarlin, salah seorang anggota Komunitas Sant' Egidio yang ikut serta dalam pemberian bantuan tersebut.  Bagi ibu Memy bantuan itu memberi harapan baginya untuk melanjutkan hidup .

Maria Yemato Y. Asmat, Penanggung Jawab Komunitas Sant' Egidio kepada Societasnews.id mengatakan "kami sungguh-sungguh tergerak untuk membantu ibu Memy, sebab ia memiliki persoalan yang dapat kami bantu dan kami merasa terpanggil untuk membantu semampu kami dan kami berharap bantuan kami dapat meringankan bebannya dan kehadiran kami kiranya menjadi tanda harapan untuk ibu Memy sekeluarga". 

Maria Asmat menambahkan bahwa ia yakin ada banyak Memy-Memy lain di daerah yang terkapar bencana alam, ia berharap semoga semakin banyak telinga,  hati dan tangan dapat membantu mereka. "Mereka kadang menjadi orang-orang yang terlupakan" Kata Maria.

Komunitas Sant' Egidio Labuan Bajo merupakan salah satu bagian dari komunitas Sant' Egidio dunia yang berpusat di Roma. Komunitas ini terdiri dari anak anak muda dan orang dewasa yang memiliki kepedulian terhadap orang orang miskin dan terpingirkan. Komunitas ini memiliki tiga spiritualitas yakni 3P (Prayer, Poor and Peace). Untuk komunitas Sant Egidio L. Bajo sendiri tahun ini mereka memasuki usia yang kedua dan beberapa pekan sebelumnya telah melakukan pemberian bantuan yang sama kepada korban longsor di Culu. Saat itu, donasinya langsung diserahkan kepada bapak camat Mbeliling dan juga bantuan disalurkan langsung  kpd 6 KK korban banjir di Dalong pada hari minggu, 10 Maret 2019. (FS/SN)


×
Berita Terbaru Update