-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

PERAN GEREJA DITENGAH PERMASALAHAN BANGSA

Kamis, 21 Maret 2019 | 14:14 WIB Last Updated 2019-03-21T07:14:34Z
PERAN GEREJA DITENGAH PERMASALAHAN BANGSA
/Ilustrasi dari www.dawainusa.com/

Oleh: Sherina Sintya/ 11 IIS 1/SMA Tarsisius Vireta/

Di negeri kita ini, Indonesia mempunyai sumber daya alam yang sangat indah dan melimpah limpah,yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidups. Akan tetapi dibalik itu, muncul manusia yang serakah dan tidak bertanggung jawab yang ingin merampas semua kekayaan yang ada.

Selain itu, Indonesia dilanda berbagai permasalahan seperti pengangguran, kriminalitas, korupsi, prostitusi, perdagangan anak, geng motor, penggusuran, narkoba, terorisme, dan masih banyak lainnya.

Lalu yang menjadi pertanyaan, bagaimana peran Gereja dalam menghadapi masalah-masalah dunia? Sungguh tepat jika Gereja dapat memberi kontribusi atas semua persoalan masyarakat dan bangsa, dengan hati yang tulus.



Dalam mengatasi pelbagai persoalan tersebut, Gereja sangat berperan untuk terus berkontribusi dalam pembagunan sumber daya manusia dengan nilai-nilai kehidupan. Gereja bersama umat menjadikan diri sebagai pembawa perdamaian dan persaudaraan di tengah masyarakat dunia. Greja ada bukan untuk dirinya tapi untuk dunia. Yesus kristus menjadi dasar iman dan kehidupan Gereja. Dia menyatukan dan mengikat kelompok kelompok yang berbeda menjadi ciptaan baru.

Gereja dalam menjawab tantangan zaman adalah Gereja yang terus bergerak secara dinamis di bawah tuntunan roh kudus. Karena itu, dibutuhkan keterbukaan untuk menerima hal-hal baru yang sesuai dengan prinsip-prinsip firman Tuhan.

Dalam buku yang berjudul Diutus Sebagai Murid Yesus, Gereja melihat dirinya sebagai sakramen keselamatan bagi dunia. Dunia tidak lagi dijauhi dan dibenci tapi didekati dan dikasihi serta ditawarkan keselamatan. Dalam Gaudium et Spes dunia tidak dipandang sebagia buruk dan jahat, penuh dosa, maka harus dijauhi, sebaliknya duka dan kecemasan, kegembiraan dan harapan dunia menjadi duka dan  kecemasan, kegembiraan dan harapan Gereja. Gereja harus masuk dan menyatu dengan dunia untuk membuatnya bermartabat, itulah yang dilakukan kristus. Dunia dipandang lebih positif.

Gereja memiliki tugas untuk mewartakan kabar gembura dan memberi kesaksian kepada dunia agar dunia terselamatkan sama seperti yang dilakukan Yesus ketika ia berada di dunia. Gereja pun bekerjasama dengan dunia untuk menciptakan suasana dunia yang damai, tentram dan sejahtera.

Gereja juga berjuang untuk membangun dialog dengan dunia yang terdiri dari berbagai macam suku, agama, budaya, dan ras. Oleh karena itu Gereja berperan aktif dalam menghadapi permasalahan dunia melalui persaudaraan, kerja sama, dialog, solidaritas, keadilan, keterbukaan, memerhatikan yang lemah, miskin dan menderita.

Dengan banyaknya permasalahan di dunia, Gereja terus ikut serta dalam menciptakan perdamaian yang ada. Contoh : Gereja aktif untuk membantu masyarakat yang terkena musibah atau bencana seperti gempa bumi yang melanda di Palu. Gereja berusaha memberikan bantuan kepada korban bencana tersebut. Dengan bantuan berupa obat-obatan, selimut, makanan, pakaian dan lainnya.

Kasus kemiskinan yang terjadi di Kalkuta, India. Di mana saat itu banyak orang yang mengalami kemiskinan dan kesengsaraan. Saat itu datanglah Bunda Teresa yang merupakan seorang biarawati yang mendedikasikan hidupnya untuk membantu, memerhatikan, dan melayani orang-orang yang sakit, miskin, yatim piatu dan sekarat.

Ia melakukan tugas dari Gereja yaitu tugas pelayanan. Ia mewariskan teladan iman kristiani yang kokoh, harapan yang abadi dan cinta kasih yang luar biasa. Hal yang dilakukannya tersebut menginspirasikan banyak orang hingga terkenal ke seluruh dunia. Dari hal ini kita dapat melihat betapa besarnya peran Gereja untuk dunia lewat Bunda Teresa ini.

Selain itu Paus Fransiskus telah mencoba membangun dialog dengan agama Islam. Sejak menjadi Paus pada tahun 2013, ia telah mengunjungi beberapa negara yang berpenduduk mayoritas Muslim. Fransiskus menjadi Paus pertama yang mengunjungi Semenanjung Arab, seawktu ia berkunjung ke Uni Emirat Arab.

Paus melibatkan dirinya dalam sebuah dialog antar agama. Pertama, ia akan mengunjungi sebuah masjid yang terbesar di dunia, di mana Paus akan bertemu secara pribadi dengan Dewan Tetua sebuah organisasi yang berkantor di Abu Dhabi yang bertujuan mempromosikan perdamaian dan tenggang rasa di antara masyarakat islam.

Paus Fransiskus juga megatakan Iman kepada Tuhan menyatukan dan tidak memecah belah, itu yang membuat kita semakin dekat dan menyatu meskipun ada perbedaan.

Dari tindakan yang dilakukan oleh Paus Fransiskus ini kita dapat menyadari bahwa begitu besar peran Gereja yang membantu dunia menyelesaikan masalahnya terutama masalah perang dan terorisme. .

Sebagai umat kristiani, kita mengetahui bahwa kita sebagai umat Allah harus berusaha mewujudkan nilai-nilai Kerajaan Allah di tengah kehidupan masyarakat. Kita harus bisa mengambil bagian menjadi anak Allah dengan menanamkan nilai nilai kasih.

Kehadiran Gereja di tengah dunia bermaksud untuk membangun kehidupan manusia yang damai, adil sejahtera, serta senantiasa menjaga keutuhan alam ciptaan Tuhan.












×
Berita Terbaru Update