-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

PEREMPUAN PEMBUAT KOPI, KEKASIHKU ANTAR AKU

Jumat, 17 Mei 2019 | 12:36 WIB Last Updated 2019-12-09T15:06:44Z
PEREMPUAN PEMBUAT KOPI, KEKASIHKU ANTAR AKU


PEREMPUAN PEMBUAT KOPI

Sedari tadi hanya ada sisa sepi
Pada sebatang rokok
Di antara bulatan cangkir tua dari batuan marmer.
Beberapa milliliter air dituang dengan satu sendok kopi
Diseduh oleh perempuan berwajah bening itu.

Ia cantik sebening air
Raut senyumnya terpantul antara tawa ria para pelanggan
Pada gagang cangkir yang aku pegang ada dia melambai
Dengan sedikit senyum ia berkata:
“Ayo kita ke belakang”

Ah itu ilusiku saja, hanya untuk menemani sepiku
Sebelum jeda setiap tegukan berlalu.
Sementara mukanya terus menempel senyum
Kali ini ia berikan lagi secangkir kopi

Aku pun bertanya,
“Mbak kopinya belum habis?”
Gratis kok mas, jawabnya merdu masuk ke gendang telingaku.
Baru aku mengerti perempuan itu
Ahlinya pembuat kopi.

 KEKASIHKU ANTAR AKU

Kekasihku membawa aku ke pelaminan
Bukan bercumbu antara sepasang manusia
Tapi kisah antara aku dan yang Ilahi

Fajar merekah meredahkan dahaga
Menghilangkan mimpi pergi ke negeri nun jauh
Sebab kekasih sedang menanti di garasi

Ayo kita pergi sebelum telat
Nanti pak dosen marah-marah
Dan kamu tidak bisa mendapat nilai A

Ah…jawabku geram
Tunggu dulu, aku belum merapikan tempat tidurku
Sejak malam tadi aku menghabiskan waktu dengan rindu

Kekasihku tak pernah letih
Berjalan dari waktu ke waktu
Hanya untuk mengantar aku.


Patrisius Epin Du mahasiswa STFT Widya Sasana Malang tinggal di Biara Pondok Kebijaksanaan Malang.

Ilustrasi dari food.uzone.id
×
Berita Terbaru Update