-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

ANTOLOGI PUISI DIAN RUSDI

Jumat, 14 Juni 2019 | 10:34 WIB Last Updated 2019-12-09T13:50:56Z
ANTOLOGI PUISI DIAN RUSDI
Gambar diambil dari simomot.com, namun ditambah dengan kata-kata bijak

DOA

Semenjana bulan, manis tersenyum
Pada barisan tangga-tangga waktu
Sebelum tetes gerimis berlarian dari ceruk mata
Menjadi sepasang sungai
Lalu berkabut pada tatapan masa depan
Mungkinkah angka-angka almanak lama
Akan terulang?
Ketika setangkup asa kutanam dalam ceruk hati
Terombang-ambing angin selatan
Di saat gelombang rindu mulai pasang

Tuhan, tolong hamba 
Dari hitamnya kemiskinan iman juga harta
Ridhailah semua dalam berkah-Mu 
Tolong hamba dari kehinaan dan gelisahnya hidup

Bandung. 12.0619

MIMPI ANAK-ANAK EMBUN

Pertengahan musim
mimpi-mimpi mendekap
erat, bagai pelukan benalu 
pada kulit-kulit pohon
berarus, bagai sungai di Amazon
mengerami telur
menetas dalam dada, sajak, dan doa
sejak anak-anak embun bermimpi
menjadi telaga kecil
tempat di mana kita berlayar rindu

Bandung. 04.0119

AKU 

Aku adalah sepi 
yang tak pernah tertulis
Aku adalah kata 
yang hilang tanpa sejarah

Paris van Java 2019

SEBELUM HILANG

Lihatlah sayang-
hari masihlah berembun.
Pada pertemuan- 
rembulan dan matahari.

Biarlah dedoa semalam- 
beterbangan.
Menguncup pada taman di- 
sepertiga malam.
Sebelum subuh- 
membuka gerbang.

Masih ada waktu-
untuk melangkah.
Sebelum waktu- 
menutup kefanaan.

Bandung. 14.0519

SELEPAS KEMARAU

Ada desah pada 
bunyi kenangan membasah di senja ini
melebihi romantisnya gemericik hujan
pada dedaunan
selepas kemarau

Sungai-sungai kembali bening dalam dada 
tak lagi bernuansa merah dan menghitam
mewarna hijau pada pucuk-pucuk daun
tak seperti pohon-pohon di masa lalu
mengering mati terlindas kemarau

Ada desah pada 
pelukan hangat di senja ini
selepas lepas persetubuhan musim
melebihi romantisnya bunyi gerimis
pada atap-atap genting
indah bagai bunga-bunga mekar
di musim semi

Lalu bersama kita seia 
memupus kisah tentang anak-anak hujan
berguguran di suatu senja
dari sepasang netra lama memerah
disetubuhi perihnya luka

Dan sebelum gelap mengatup peluk
mata airkan rasa dalam palung kasih
paling laut

Bandung. 30.0519

Oleh: Dian Rusdi 
×
Berita Terbaru Update