-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

BUNGA DI DINDING SENJA, CINTA DI PERBATASAN

Rabu, 12 Juni 2019 | 22:41 WIB Last Updated 2019-12-09T15:12:29Z
BUNGA DI DINDING SENJA, CINTA DI PERBATASAN


ARUS SUARA SENJA

Karya YS Sunaryo

Di senja segera benam
terdengar suara dalam rekam
panggilan lembut pujian
aduhai siapa gerangan

Aku mengusir diam
menyulam rasa di bumi temaram
namun silam merobek benang putih
ingatkan takdir berkasih kusut selisih
yang kini aku masih
tersisih

Ingin kuberlari dari sepi
memahat sebilah nama: Ry
tetapi dayaku telah aroma tanah
belah, bongkah, sungguh bedebah
tak gagah menjadi wadah

Biar sementara
kita melukis mega
ke mana angin tiupkan
embus rindu tak berkesudahan
kekasih khayalan

Atau kita hanya mainan
dari puing-puing berserakan
menumpuk serpihan bata
entah buat cerita apa
atau puas tertawa:
di remah cinta

Bandung, 10 Juni 2019

BUNGA DI DINDING SENJA

Kuhirup aroma bunga gugur
di kebun tempuh jauh
bayang warnanya melukis
dinding senjaku

Diam-diam kupungut, kusiram
di telaga batinku sungguh keruh
sebab serpihan bebatu dahulu

Celah harap, mampu tumbuh
aku tak tahu

Namun ia telah mekarkan kelopak rindu
dalam sepotong laguku di rayap kayu
dan sepi jiwaku lantang memaki
pada semilir terdengar risik
membising sunyi

Mestikah kini kubuang
atau kusimpan di taman
biar semua memandang
lalu aku menunduk pulang
kembali nikmati kalah
sebagai berkah

Bandung, 12 Juni 2019

CINTA DI PERBATASAN

Habis, habiskan cintamu
dalam sekali kepulangan saja
sebab di sini meneguk anggur dunia
yang kalian bawa dari tanah pelarian
di tanahmu yang telah lama mabuk

Hutan bara bakaran pertengkaran
sawah-sawah masih diperebutkan
gubung-gunung makin dirobohkan
dan kalian bersulang kepedihan
tanpa dengar rintih kesakitan
yang kehabisan alat suara

Habis, habiskan cintamu
dalam sekali kepulangan saja

Sebab lusa belum tentu bisa bercinta
ketika ranjang tua menimpa kepala
di lorong-lorong garang pertumpahan
dan hidup kalian katakan perjuangan

Berebut lapak-lapak di bekas telapa
injak orang-orang perobek sajak-sajak
yang lupa di mana kitab suci disimpan
yang ingat ideologi diguna belah bambu

Kalian diseret di petak-petak seteru
menjadi bukan diri sendiri
di wajah globalisasi

Habis, habiskan cintamu
dalam sekali kepulangan saja

Sebab kembali nanti berita kehilangan
mungkin berserak nisan kematian
di rimbun rumput pemakaman
dan tertancap di badan-badan
apa yang kalian telah tulisakan
sebab niscaya ditanya siapa
kalian sebenarnya

Maka,
habis-habiskan cintamu
dalam sekali kepulangan saja

Bandung, 6 Juni 2019
Gambar diambil dari nordnorge.com
×
Berita Terbaru Update