-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Karena Dendam, Mahasiswa Bunuh Dosennya

Minggu, 16 Juni 2019 | 22:30 WIB Last Updated 2019-06-16T15:41:35Z
Karena Dendam, Mahasiswa Bunuh Dosennya
Gambar diambil dari kaskus.co.id

Seorang dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Nur Ain Lubis (63) tewas karena dibunuh oleh mahasiswanya sendiri, Roymardo Sah Siregar (20), Senin (02/05/2016) sekitar pukul 15.00 WIB. 

Nur Ain terluka sepuluh luka tikam di leher, tiga sayatan di tangan kiri, luka di dahinya, demikian juga luka di jari telunjuk kiri dan kelingking kiri yang berhasil memicu pembunuhan. Sementara mahasiswa yang tega menghabisi nyawa Nur Ain itu saat ini, masih diperiksa di Mapolresta Medan.
Kejadian itu diduga karena pelaku merasa tersinggung dengan sikap korban pada saat bimbingan skripsi. 

Berdasarkan keterangan mahasiswi FKIP, Rina Wulandari, Nur atau yang akrab disapa Bunda, dipanggil di kamar mandi yang diminta mengambil air wudu.

“Aku enggak kenal pelakunya. Kawan-kawan bilang, ambil itu angkatan 2013. Jadi, Bunda mau ambil air wudu untuk shalat ashar. Tiba-tiba kami mendengar Bunda berteriak menjerit dari kamar mandi, ”katanya di pelataran FKIP UMSU, Jalan Kapten Muktar Basri, Senin lalu.

Selain itu, katanya, ada dugaan Roymardo telah menerima Nur sejak dari ruang dosen. “Barangkali sudah diikuti. Makanya, tidak lama setelah Bunda masuk ke kamar mandi, terdengar jeritan. Namun, pintu kamar mandi ditutup tangga. Setelah menikam, pelaku lari ke Fakultas Ekonomi (UMSU), ”ujar perempuan ini.

Ia mengatakan, belasan mahasiswa langsung mengejar Roymardo yang lari ke Arah Fakultas Ekonomi UMSU. Setelah siswa dibawa mengeroyok perlindungan, sebelum petugas keamanan membawa Roymardo ke dalam kamar mandi.

“Sempat ramai. Polisi memang datang cepat. Namun, massa sudah ramai. Makanya, sulit tadi mengatasi pelakunya, ”katanya dilansir kompas.com

Kapolresta Medan Kombes Mardiaz Kusin Dwihananto mengatakan, dari pernyataan pembelanja kepada penyidik, motif dari pembunuhan ini adalah rasa dendam. “Motifnya adalah dendam terhadap korban, di mana korban selalu memarahi si tersangka,” kata Mardiaz di Mapolresta Medan.

Polresta Medan juga akan terus berkoordinasi dengan Rektorat UMSU untuk melakukan tempat perkara (TKP) dalam waktu dekat. “Kami tetap melakukan koordinasi dengan pihak UMSU,” ujar dia. (SF/SNC)


×
Berita Terbaru Update