-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

LARANTUKA; KOTA ROMANYA FLORES

Minggu, 16 Juni 2019 | 09:18 WIB Last Updated 2019-12-04T10:37:34Z
LARANTUKA; KOTA ROMANYA FLORES
Gambar diambil dari antaranews.com

Oleh Nasarius Fidin

 Larantuka dikenal sebagai kota peziarah dan pariwisata rohani karena adanya patung Tuan Ma yang mendunia. 

Kota Reinha ini memiliki daya tarik tersendiri dan mengundang decak kagum bagi orang-orang yang ingin berziarah bersama Bunda Maria, bahkan bagi orang-orang yang tidak seiman. 

Hal terindah di kota tua kecil yang terletak di kaki Ile Mandiri yakni adanya perarakan patung Tuan Ma yang unik, indah, sakral dan menenangkan jiwa. Tidak mengherankan apabila banyak mata mengarah ke kota itu. Barangkali, penulis terlalu bombastis jika kota Larantuka disebut sebagai "kota Romanya Flores atau bahkan Indonesia". 

Di kota itu, kedamaian menyejukkan dahaga, kesadaran diri manusia akan kekecilannya di hadapan Allah sungguh terasa, dan keberbedaan yang menyatukan itu bermekar seperti mawar nan indah. 
Setiap wajah yang berkunjung ke tempat itu memeroleh pemandangan rohani yang mencerahkan sanubari. Pemandangannya bagaikan bintang penunjuk arah mengenai jalan kebenaran, karena kota Reinha, sesungguhnya memberikan pesan kedamaian, kebhinekaan, persatuan, dan keadilan bagi siapapun yang datang. 

Tatkala para pengunjung datang untuk mengikuti perarakan patung Tuan Ma, kedalaman pengalaman rohani menorehkan tinta emas yang menerangkan kebaktian diri kepada Yesus melalui Bunda Maria. 

Maria memang bukan tujuan akhir dari iman katolik, namun kita berjalan bersama dan berdoa bersamanya untuk berjumpa dengan Yesus yang merupakan Pengantara kepada Allah Bapa. 

St. Montfort, dalam buku Bakti Sejati, mengungkapkan pembaktian diri kepada Yesus melalui Bunda Maria. Karena kesadaran ini, para Montfortan selalu membaktikan dirinya kepada Allah dengan kata-kata doa yang sangat indah, "aku milik-Mu semata-mata, dan segala milikku, kupersembahkan kepada-Mu, ya, Yesus yang terkasih, lewat Maria, ibu-Mu yang suci"

Perarakan patung Tuan Ma, sesungguhnya, kita tengah berziarah bersama Bunda Maria untuk berjumpa dengan Yesus. Para peziarah yang terlibat dalam perarakan, selain menikmati pemandangan kota Larantuka, mereka ingin membaktikan diri kepada Yesus melalui Ina Maria. 
×
Berita Terbaru Update