-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

PADA KAU, LAUT SUNYIKU, KETIKA SENJA

Rabu, 19 Juni 2019 | 17:18 WIB Last Updated 2019-12-08T03:25:24Z
PADA KAU, LAUT SUNYIKU, KETIKA SENJA


Oleh: Wiwin Herna Ningsih

PADA KAU

Biarkan malam tetap senyap

Memilin waktu yang sunyi

Yang tiada berdetak

Di keheningannya


Agar kau dapat memilah kelam

Dalam menyusuri lorong sepi

Yang sepanjang malam

Tiada riuh


Pada kau...

Aku katakan

Pergilah menanti rindu

Di kelabunya langit biru


Karena di sini

Aku adalah sebuah sunyi

Sunyi yang sekejapan

Yang terhalang oleh sebuah rasa yang tak pernah ada tuk selamanya...

Bandung Barat, 19 Juni 2019


KAU YANG DI SEBERANG


Darimu aku pijarkan suar berpendar

Tentang rindu di lepas pantai

Dari bayangmu di seberang

Ada rasa yang mendera

Melucuti kecamuk jiwa


Seperti nyanyian angin laut...aku merindu

Seperti riuh camar yang mengepak

Merengkuh kehangatan

Seperti jejak kakiku di pesisir

Menapaki kenangan tentang kisah


Kau yang di seberang

Rengkuhlah aku dengan buaian

Angin laut tenggara

Memberi kidung lembayung nan jingga

Menghiasi hati yang senja


Bandung Barat, 19 Juni 2019


LAUTKU


Ow...lautku...

Jiwaku bertaut bersamamu

Basahi setiap rinduku

Pada debur yang menggelora


Seperti camar

Aku ingin menuki

Terbang melayang

Di ujung ombak


Ow...lautku...

Bilakah aku datang kembali

Sedangkan senja telah renta

Karena waktu telah membawa pergi semua kenangan

Bandung Barat, 19 Juni 2019


LAUT SUNYI


Lautku sunyi...

Tempat aku menekur di atas batu karang

Langit begitu kelabu

Di pesisir buih ombak berkejaran


Para pemancing asyik berbaris rapi

Ketika ombak naik dan menepi

Membawa hanyut umpan

Terombang-ambing buih ombak


Lamunanku

Membawaku mengembara sepanjang laut biru

Terbawa buih ombak

Dan saling kejar mengejar


Seperti itulah hidup

Memberi warna

Yang saling kejar mengejar

Dan terkadang melipat ombak kehidupan

Bandung Barat, 19 Juni 2019


KETIKA SENJA

Kau tahu...

Ketika aku termangu di sini

Saat senja kelabu

Ketika itu netramu


Masih memandang debur ombak dari balik karang

Yang menghalangi pandanganku

Ketika kupergi meninggalkan tangga demi tangga


Dengan segala keluhku

Karena wajahmu memucat

Aku marah padamu

Karena parasmu yang kuyu


Aku menangis kala itu

Pada pijakan tangga yang kesepuluh

Dan bila ingat kau

Hatiku nelangsa


Kau masih memaksaku

Memandang debur ombak

Seolah itu adalah debur terakhir untukmu


Dan kau tahu...

Ketika senja tiba di sini

Laut masih sama deburnya

Yang tak sama adalah kau tak lagi di sisiku

Pergi ke tempat yang abadi...

Bandung Barat, 19 juni 2019

Penulis adalah alumnus Universitas Terbuka Pasundan Bandung
×
Berita Terbaru Update