-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Jokowi: Guru Tidak Bisa Tergantikan Mesin Secanggih Apapun

Minggu, 07 Juli 2019 | 13:18 WIB Last Updated 2019-07-07T11:00:41Z
Jokowi: Guru Tidak Bisa Tergantikan Mesin Secanggih Apapun
Gambar diambil dari medcom.id
Presiden Joko Widodo dalam sambutannya dalam pembukaan Kongres PGRI 2019, menekankan kembali peran penting guru dalam dunia pendidikan. Menurut Jokowi, guru tetaplah guru. Meskipun ada isu bahwa peran guru akan tergeser oleh kemajuan tekhnologi informasi, peran guru tetap sangat sentral dalam mencerdaskan dan membentuk karakter bangsa ini. 

Guru berperan penting dalam menumbuhkan empati sosial,  membangun imajinasi dan kreatifitas, dan mengokokahkan persatuan dan kesatuan. Peran ini tidak bisa digantikan oleh mesin.  Demikian tegas Jokowi. Meskipun demikian,  menurut Jokowi tekhnologi yang ada juga mesti dimanfaatkan. 

"Untuk itulah, transformasi pendidikan harus terus dilakukan. Proses belajar-mengajar harus menggembirakan bagi guru dan murid, dan dilakukan secara efisien dan mudah.  Ruang kelas bukanlah satu-satunya tempat belajar. 

Dunia virtual adalah kampus kita juga, Google adalah perpustakaan kita, Wikipedia adalah ensiklopedi kita, Kindle adalah buku pelajaran kita, dan lain-lain." Demikian disampaikannya dalam sambutan tersebut. 

lebih lanjut Presiden Jokowi juga menekankan bahwa peran guru harus lebih dari mengajar.  Guru dituntut untuk aktif mengelolah dan mengarahkan belajar siswa, lebih fleksibel, lebih kreatif,  lebih menarik, dan lebih menyenangkan.  Hal ini senada dengan ucapannya sebelumnya bahwa kelas harus jadi menggembirakan bagi guru dan siswa. 

Kongres PGRI ke XII ini dilaksanakan pada 4-7 Juli 2019 di Britama Arena,  Mall Kelapa Gading, Jakarta.  Kongres dimulai dengan ditandai pemukulan lonceng oleh Presiden RI,  Joko Widodo. Hadir mendampingi presiden,  mentri pendidikan RI, Munadjir Effendy serta ketua umum PGRI Unifah Rosyidi. Kongres ini dihadiri oleh sekitar 3500 guru anggota PGRI. 

Lebih lanjut dalam sambutannya,  ketua umum PGRI, unifah Rosyidi menyatakan bahwa selama pemerintahan Jokowi pihaknya merasakan adanya perhatian khusus pada sektor pendidikan. Lebih lanjut Unifah mengajak para guru untuk bahu membahu memberikan yang terbaik bagi bangsa dan mengantarkan peserta didik meraih prestasi. (EL/SNID)

×
Berita Terbaru Update