-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Pesanku Sepagi Ini Kepadamu, Sena

Jumat, 22 November 2019 | 04:21 WIB Last Updated 2020-01-30T01:31:47Z
Pesanku Sepagi Ini Kepadamu, Sena

SENA (2)

(lelaki berjiwa nayangka)
Naga dan Matahari adalah lambang yang terpantri di dalam alam bathin jiwaku. Aku dilahirkan di zaman yang membadai ketika mata sang fajar mulai mengintip di tengah jantung langit.

Aku tak menunggu wahyu kedaton kerna telah melebur di alam maha nirwana di waktu yang telah mempurba. Aku melintasi badai sendirian menghadang topan sendirian menghalau putting beliung sendirian, lalu semuanya menyatu dan bersatu di dalam tubuhku.

Sebab kehendak takdir api keadilan membakar seluruh darah yang mengalir di urat-urat nadi menjadi cahaya yang menerangi kandil nuraniku pada jalan kehidupan ini. Prahara demi prahara telah ku hadapi sendirian tekadku lebih keras dari batu karang fikiranku terjal.

Seterjal batu-batu pualam pegunungan hatiku sabar; Sesabar tanah bhumi keberanianku kadang menembus cakrawala (dan aku dapat bersikap tegel bila ada yang melampaui batas kesabaranku) dan aku melangkah di jalan sunyi sendirian menyingkir minggir dari keramaian kehidupan kerna itu pilihan hidupku.

PESANKU SEPAGI INI KEPADAMU (6)

Pagi, adalah kamu yang selalu ada di dalam relung hati
adalah kamu yang selalu tertanam di fikiran Pagi,
adalah awal baru kehidupan
adalah kamu awalan cinta yang memulai setiap kata hatiku
ketika kelam malam masa lalu telah memudar dari atas t'latah jiwa Pagi,
ku lihat 3 pasang kupu-kupu terbang menjelajahi suasana
di awal hari kepak-kepak sayapnya menari indah dalam pesona tarian angin musim

Pagi, adalah kamu yang selalu menjadi awal cintaku ketika aku terbangun dari nyenyak tidur semalam
adalah kamu, di mana aku selalu ingin mencium aroma wangi harum keringat tubuhmu
ketika matahari mulai menyinari bumi dengan hangat cahaya kelembutan mesra sinarannya

Pagi adalah kamu di mana aku ingin kamu yang selalu selalu dan selalu mengisi ruang hidupku di kehidupan ini... kamu iyaa kamu...

PESANKU SEPAGI INI KEPADAMU (7)

(lelaki bermata pedang puisi)
Jangan pernah tinggalkan dia yang mencintaimu dengan ketulusan hatinya yang rela menempuh hidup denganmu dan menerima segala kekuranganmu apa adanya ... :

Dia yang selalu berjuang menghidupimu dengan istiqamah mencari rejeki yang berkah agar terhidar dari masalah-masalah kehidupan.

Jangan pernah acuhkan dia yang selalu membimbingmu dengan kesabaran dan ketelatenan rasa kepadamu agar kamu mengerti kehidupan.

Karna dia tak mau kamu terkena kesulitan-kesulitan di jalan kehidupan (itulah pembuktian kasih sayangnya kepadamu) jangan pernah meninggalkan dia yang mencintaimu dengan kesungguhan rasa jangan pernah lukai hatinya dengan perkataan kasar dan perbuatanmu di belakang dirinya.

Karna bila dia sampai terluka, dia akan pergi meniggalkanmu bersama cinta di dalam hatinya (dan kamu akan sulit menemukan kembali seperti dia di dalam kehidupan ini...)

Cinta sejati itu tulus dan memperlakukanmu dengan apa adanya walaupun tak seadanya dan bukan ada apanya dalam kepura-puraan kerna dia ingin kamu bahagia dengan makna yang sesungguhnya...
Bila dia cemburu ( asalkan tidak kasar ) itulah pembuktian dari dalam hatinya;

Betapa dia selalu mencintai dan menyayangimu dengan kesungguhan rasa hanya untukmu seorang saja jangan pernah tinggalkan dan berpisah dari dia yang memperlakukanmu dengan tulus dan penuh kesabaran... ... :

Karna sesungguhnya dialah cinta dalam hidupmu dan tak akan pernah ada dia yang sama lagi untukmu selamanya di atas muka bhumi ini.

Aku biarkan diri selama satu dekade ini di dalam kesendirian dan hati tapi cinta seorang wanita sampai Tuhan membisikan cinta ke dalam relung hati, sampai aku bertemu dengan seorang wanita berparas ayu rupawan yang dapat menerimaku apa adanya... "
Biarlah pesan hati ini di sampaikan oleh waktu kepadamu sampai di penghujung pintu rerasan hatimu itu...

Oleh: Eko Prakoso

Ilustrasi diambil dari google
×
Berita Terbaru Update