-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Dua Isu Utama Dibalik Gelaran Reuni 212 Berjilit III Pada 2 Desember 2019

Sabtu, 30 November 2019 | 04:33 WIB Last Updated 2019-11-29T23:00:51Z
Dua Isu Tak Sedap Dibalik Gelaran Reuni 212 Berjilit III Pada 2 Desember 2019
Ilustrasi diambil dari www.portal-islam.id

Dua isu utama yang tersembunyi di balik gelaran Reuni 212 yang ketiga tahun 2019 yakni pemidanaan terhadap Diah Mutiara Sukmawati Soekarnoputri dan pemulangan Rizieq Sihab dari Arab Saudi.

Ketua panitia Reuni 212 yang bertagar Reuni Mujahid 212, Awiet Masyhuri mengatakan Sukmawati Soekarnoputri telah melakukan penistaan agama dengan membandingkan Nabi Muhammad SAW dan Presiden pertama RI, Ir Sukarno. Untuk itu, Awiet meminta polisi segera memprosesnya secara hukum.

Dalam Focus Group Discussion (FGD) Divisi Humas Polri di kawasan Jakarta Selatan, Senin, 11 November 2019, Sukmawati Soekarnoputri melontarkan pertanyaan kepada peserta tentang siapa yang paling berjasa di awal abad ke-20 untuk kemerdekaan Indonesia di antara Bung Karno atau Nabi Muhammad. 

"Kami menyayangkan belum adanya progres atas laporan saudara-saudara kami atas penghinaan yang dilakukan Ibu Sukmawati yang sudah berkali-kali menghina, menista agama Islam," ujar Awiet saat konferensi pers di kantor Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat, 29 November 2019.

Dalam acara Reuni 212 kali ini, Awiet menyampaikan pihaknya agar menghentikan pengasingan terhadap Rizieq Shihab.

"Jangan langgar HAM beliau sebagai warga negara Indonesia," kata dia. 

Lebih lanjut Awiet mengatakan peserta Reuni 212 juga akan berdoa untuk umat muslim yang sedang berada di wilayah konflik Gaza, Palestina.

Dilansir tempo.co, reuni 212 yang ketiga akan diselenggarakan di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Senin, 2 Desember 2019. Acara dimulai dengan salat tahajud berjamaah pada pukul 02.30 WIB disusul tabligh akbar hingga 08.30. (Sarfin)

×
Berita Terbaru Update