-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

KETIKA AKU TERJEBAK

Jumat, 29 November 2019 | 15:53 WIB Last Updated 2020-01-30T06:13:52Z
KETIKA AKU TERJEBAK
Ilustrasi: Fimela

Hayyy,,,
Sapaku siang itu.
Pikirku, kamu tidak akan meresponnya sebab aktivitas kerjamu masih banyak apalagi sedang berlangsung.

Dalam hitungan menit, kau pun membalasnya.
Lantunan aksara dalam kata-kata yang kau torehkan di balik dawai itu seakan menentramkan jiwaku.

Karena,
Setiap yang ku jumpa, meski lewat dawai sederhana belum seperti dirimu. Kaulah yang mampu menggoyahkan hatiku, setelah buku.

Ya,, buku. Karena dialah orang pertama menjatuhkan hatiku. Dengannya aku merasa nyaman, dan bahagia. Sebab entah duka maupun suka ia selalu dengan ku.

Jika,
Cintamu terlalu mahal untuk di jualkan apalagi dengan orang pinggiran seperti ku, biarlah ku gadaikan dengan buku saja. Meski telah kusam dan berdebu, buku tetap mempunyai nilai mahal. 

Jika buku mampu membuatku nyaman, lalu untuk apa harus mencari cinta, apalagi mengejarnya. Jangan bangga dulu, itu sekedar refres atau barangkali terjebak sekelumit cintamu yang hanya sebatas maya.

Katamu,
Kamu bukan saja masih sendiri, tapi sedang menjalani suatu hubungan yang rumit yang kamu sendiri bingung untuk memilihnya. Aku terdiam kala itu. Semangatku untuk menggapai cintamu sedikit mulai redup. 

Namun, api semangat untuk terus dekat denganmu masih terus menyala. Semoga kamu dan aku bisa bergandengan tangan meneriakan sebuah keadilan dalam hal cinta.

Oleh: Chrispan Jata

(ILustrasi diambil dari https://palingseru.com/)
×
Berita Terbaru Update