-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Di Facebook, Perihal Skripsi, Jomblo

Jumat, 13 Desember 2019 | 11:45 WIB Last Updated 2019-12-13T04:45:57Z
Di Facebook, Perihal Skripsi, Jomblo


Di Facebook

Saban hari
Mata ini seakan sesat saat menimang siasat
Pada fotomu yang berseliweran
Menggenangi beranda facebook
Hati berdebar riang gembira
Menggerakkan jemari menekan tanda jempol

Jempol tinggal pasrah kepada arah
Kepada gambar yang tak pasti 'tuk di raih
Langkah ini seakan membuka skenario
Menutup lembaran suatu petualangan
Suatu peperangan melawan kemerdekaan

Semenjak kita bertemu di facebook
Gemuruh sepi tiada lagi menderu
Yang ada hanyalah detak jantung
Berdebar-debar meminang harap

Kendati mataku selalu membingkai
Memotret tiap tawa yang terlukis di parasmu
Pada setiap foto yang termuat di berandamu
Seraut senyum terlukis di wajah
Sembari membelai indah foto itu
Di balik layar lewat facebook

Tak buru-buru ingin berlalu
Tinggalkan facebook
Ingin terus berlama-lama
Meski, hanya sekedar mengintip kronologi mu
Sungguh terharu, malam menyimpan dendam
Pada pagi yang indah ini,
Ku belum menemukan dirimu sedang online

Maropokot, 13 Desember 2019

Perihal Skripsi

Di sudut kamar engkau menggerutu
menyibak lembar demi lembar ketikan
peluh masih membasahi pipi mengalir jatuh pada tumpukan HVS yang berhamburan

seharian puasa makan
ihwal membolak-balik ketikan
kau pernah di buat pusing
bahkan kecewa, termakan janji
dosen killer tanpa kompromi

naskah dicoret morat-marit
kata perkata di pelintir berulang-kali
engkau semakin takut
berapa rupiah yang harus keluar
namun pada akhirnya di acc

lantas, bersabarlah sebentar
sebait doa di ajukan tempo hari
barangkali sedang direvisi berkali-kali
sebelum Tuhan mengabulkannya.

Jomblo

Konon katanya: jomblo itu tidak laku
Bau amis paling bacin ingat kata-kata itu
Berseliweran melukai hati dan siapa saja yang masih sendiri mengulum sepi

Tiba-tiba ada seorang lain menyela:
Wahai tuan dan puan, bukankah jomblo itu pilihan?
Buku apa yang kalian pelajari?
Halaman mana yang kalian baca?
Kita hanya beda kepala tapi tidak tujuan!

Lalu dalam hati ia berdoa
Ya Tuhan, berilah aku seorang kekasih
Sebagai tempat melabuhkan segala sepi
Sebab, Desember hampir di pucuk senja
Tapi, tentangku, masih seperti kapal tua yang tak punya dermaga untuk berlabuh
Aku menggigil di siram hujan bulan Desember

(Gambar diambil dari google)
×
Berita Terbaru Update