-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Festival ETU Sebagai Bentuk Pelestarian Budaya dalam HUT Nagekeo ke 13

Senin, 09 Desember 2019 | 19:27 WIB Last Updated 2020-01-30T12:47:32Z
Festival ETU Sebagai Bentuk Pelestarian Budaya dalam HUT Nagekeo ke 13
Ilustrasi: Rumaniyah

Jakarta, 08 Desember 2019, melaksanakan festival 'Etu' yang diikuti dari berbagai kalangan masyarakat Nagekeo, yang berdomisili di kota Jakarta dan sekitarnya. 

Acara tersebut dilakukan sebagai salah satu bentuk melestarikan budaya dan adat yang sudah di tanamkan sejak dulu.

Sekaligus merayakan hari jadi Nagekeo yang ke 13, dimana acara tersebut di adakan di Taman Mini Indonesia.

"Festival "Etu" ini sangat edukasi dan para awam yang berasal dari luar Nagekeo bisa mengenal lebih dekat dan dapat menyaksikan secara langsung, seperti apa itu "Etu" ungkap Martinus Tugangara. 

Acara ini di pandu langsung oleh bapak Marsel Wawo, sebagai salah satu orang tua Nagekeo. 

Dalam melancarkan festival "Etu" para kalangan masyarakat Nagekeo yang tergabung dalam IKBN, dan para pelajar yang tergabung juga dalam HIMAPEN saling bekerja sama dan sangat apresiasi dalam acara tersebut," lanjut Pemuda asal Rendu itu.

"Sudah cukup lama sebagai musafir, akhirnya hari ini bisa berada lagi di lapangan. Karena sebagai laki-laki gentle, harus berani adu fisik dalam ring. 

Memang, lanjutnya saya waktu masih di Nagekeo sering mengikuti "Etu" jadi ketika bertarung seperti ini, di tanah orang bukan hal baru." tutup Nyong Hitam manis itu. (Cris Jata)
×
Berita Terbaru Update