-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

KETIKA PERBEDAAN ITU MENJADI HARMONI

Jumat, 06 Desember 2019 | 14:49 WIB Last Updated 2019-12-06T14:07:10Z
KETIKA PERBEDAAN ITU  MENJADI HARMONI


Oleh: Gabryella Fina

Pembicaraan tentang perbedaan selalu aktual. Secara kodrati, manusia memiliki keberbedaan yang unik, istimewah dan memesona. Tidak ada orang di dunia ini sama meskipun itu kembaran.

Kita berbeda karena kita memang diciptakan berbeda oleh Yang Maha Kuasa. Keberbedaan itu terungkap karena Kemahakuasaan Tuhan. Tuhan menciptakan kita unik.

Keberbedaan itu bermaksud bukan untuk membeda-bedakan melainkan untuk menunjukkan keikaan.

Dalam konteks Keindonesiaan yang kaya dengan perbedaan latarbelakang, hendaklah manusia Indonesia menjalin persatuan dan kesatuan seperti terungkap dalam Pancasila.

Makna Perbedaan

Perbedaan memiliki dua makna, tergantung bagaimana kita memandangnya. Perbedaan bisa menjadi anugerah bagi orang-orang yang menilai bahwa dengan berbeda membuat kita jadi lebih dewasa dan bijaksana.

Sehingga, perbedaan itu menjadikan kita berlaku bajik kepada sesama dan alam semesta. Pada cara pandang seperti ini, kita diajarkan untuk menyatukan perbedaan dengan penuh cinta dan kasih.

Kesatuan dalam perbedaan menampakkan keindahan. Melaraskan segala perbedaan itu berbuah pada harmonisasi kehidupan.

Menghargaai perbedaan membuat dunia ini akan terasa indah, membahagiakan, dan penuh kehangatan. Perbedaan jenis ini ditatap sebagai rahmat. Tanda cinta dan kasih dari Tuhan.

Mengapa Tuhan menciptakan makhluknya dengan banyak perbedaan? Tentu mengharapkan kita agar saling mengenal dan penuh cinta serta kasih, begitulah pesan-Nya dalam kitab suci.

Perbedaan juga mampu mengantarkan kita pada kelapangan hati dan keterbukaan pikiran. Kalau sudah begitu, tentu ketenangan dan kedamaian pasti akan tercipta. Siapa yang tidak mau itu terjadi?

Saya pun bisa memastikan bahwa tak seorang pun yang menolaknya. Pertanyaannya kini adalah mengapa sampai detik ini negara tercinta kita belum memerolehnya?

Di sisi lain, perbedaan bisa bermakna sebagai musibah. Hal ini, terjadi pada orang-orang yang picik dan licik. Hati dan pikiran penuh sesak akan sifat-sifat negatif lainnya.

Sehingga, tak heran jika segala sikap, pemikiran, dan prasangkanya selalu buruk terhadap sesama dan alam semesta.

Pada bagian ini, tentu mereka memiliki cara pandang yang sempit. Hidup terasa terhimpit dan sulit. Jiwa raga pun bisa sakit. Apakah Indonesia sedang mengalaminya?

Makna perbedaan menyadarkan kita bergumul tentang eksistensi kehidupan khususnya realitas yang terjadi di Indonesia yang kaya dengan keberagamannya.

Indonesia akan semakin bermekar Indah apabila menjadikan Pancasila sebagai dasar filosofi hidup yang berbuah pada kecintaan kita pada keberagamaan yang menyatukan.

Sehingga kita yang berbeda latarbelakang suku, agama, ras, bahasa, budaya dan sebagainya menjadi paduan indah seperti paduan tali gitar yang dimainkan menjadi paduan bunyi yang memesona.

Gambar diambil dari deviantart.com
×
Berita Terbaru Update