-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

PRESIDEN JOKOWIDODO SURATI PAUS BERKUNJUNG KE INDONESIA

Senin, 20 Januari 2020 | 21:27 WIB Last Updated 2020-01-20T14:46:16Z
PRESIDEN JOKOWIDODO SURATI PAUS KUNJUNG KE INDONESIA
Foto; katolisitas

Pemimpin Muslim Indonesia, Katib Aam PBNU Kyai Haji Yahya Cholil Staquf, mengatakan Paus Fransiskus akan mengunjungi Indonesia, Papua Nugini, dan Timor Timur pada bulan September 2020.

Dilansir catholicnewsagency.com, tokoh Muslim Indonesia itu bertemu dengan Paus Fransiskus pada minggu ini di Roma untuk pertemuan Kelompok Inisiatif Iman Abrahamic (The Abrahamic Faiths Initiative /AFI), yang mengumpulkan para pemimpin Kristen, Muslim dan Yahudi untuk membahas promosi perdamaian dan persaudaraan.

Setelah pertemuan itu, Yahya Cholil Staquf mengatakan kepada CNA bahwa paus mengatakan dia berencana untuk mengunjungi Indonesia, Timor Timur, dan Papua Nugini pada bulan September 2020. Vatikan belum mengkonfirmasi perjalanan semacam itu.

Sementara itu informasi rencana kunjungan Paus ke Indonesia itu mendapat respons beragam dari berbagai kalangan masyarakat di Indonesia. Namun para rohaniwan gereja Katolik Indonesia belum dapat memberikan keterangan terkait rencana kunjungan Paus itu.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Teuku Faizasyah, mengatakan pemerintah Indonesia telah mendapatkan informasi atas keinginan Paus Fransiskus yang hendak mengunjungi Indonesia.

Menurut Teuku Faizasyah, seperti diberitakan satuharapan.com, kementerian Luar Negeri Republik Indonesia juga telah melakukan diplomasi terkait hal itu dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengirimkan surat undangan permintaan kepada Paus Fransiskus untuk datang mengunjungi Indonesia.

“Pastinya ibu Menlu (Retno) sudah terinformasi atas indikasi keinginan Paus untuk berkunjung ke Asia Tenggara, termasuk ke Indonesia. Untuk itu bapak Presiden (Joko Widodo) sudah mengirimkan surat undangan ke Paus,” kata Staf Ahli Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Kemenlu itu kepada satuharapan.com, hari Senin (20/1) siang.

Ketika dikonfirmasi perihal waktu pasti kunjungan Paus ke Indonesia pada bulan September 2020, Teuku Faizasyah belum dapat memastikan tepat waktunya. Sedangkan perihal persiapan Indonesia terkait rencana kunjungan itu akan baru dilakukan setelah Paus bersedia memenuhi undangan dari Presiden Republik Indonesia.

“Persiapan akan dilakukan segera setelah ada konfirmasi kesediaan Paus memenuhi undangan bapak Presiden,” kata Jubir Kemenlu itu.
×
Berita Terbaru Update