-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Tragedi Hosti Kudus Berserakan dan Tabernakel Dihancurkan di Gereja di India

Sabtu, 25 Januari 2020 | 10:18 WIB Last Updated 2020-01-25T12:50:00Z
Tragedi Hosti Kudus Berserakan dan Tabernakel Dihancur di Gereja di India


Uskup Agung Bangalore, Peter Machado merasa berduka dengan tragedi penistaan terhadap Tubuh Kristus dan penghancuran Gereja Katolik St. Fransiskus Assisi di Kengeri, Bengaluru (Bangalore), India.

“Saya bukan saja sangat terkejut tetapi juga sangat berduka karena penistaan ​​terhadap Tuhan Ekaristi di gereja itu", kata Uskup Agung Bangalore, Peter Machado. 

Dilansir asianews.it, uskup dari Bangalore itu mengatakan pastor paroki, Pastor Satish, dari Ordo Kapusin Caparin, memberitahu dia prihal Hosti kudus berserakan di tanah. 

"Hosti yang dikuduskan berserakan di tanah, tidak menghormati Tuhan dan Juruselamat kita yang Terberkati”, kata  Bapa Uskup. 

Motif terjadinya penistaan itu belum diketahui secara menyeluruh. Menurut catatan saksi awal, tidak ada yang dicuri, menunjukkan bahwa vandalisme adalah tujuannya. Namun, polisi belum mengesampingkan apa pun.

“Kita semua tahu, bahwa penistaan ​​dan penghinaan serius yang dilakukan terhadap Tuhan dan Juru Selamat kita adalah masalah yang sangat memprihatinkan, tidak hanya bagi umat paroki St .Fransiskus Assisi tetapi juga perasaan keagamaan semua orang di Keuskupan Agung tersebut," kata Mgr. Machado.

Bapak Uskup mengajak umat untuk berdoa bersama agar Tuhan tetap dan semakin dimuliakan.

“Saya meminta Anda untuk menjalankan pada hari Jumat, 24 Januari, Hari Reparasi di Keuskupan Agung untuk memuji, menyembah, dan memuliakan Tuhan Ekaristi dengan cara yang sangat istimewa. Marilah kita juga berdoa bagi mereka yang telah menyinggung -Nya dengan melakukan tindakan sakrilegi ini ” lanjut Yang Mulia. 

Lebih lanjut, Bapak Uskup meminta para pastor mentakhtakan Sakramen Mahakudus untuk disembah dan dimuliakan. Umat juga diajak untuk menjaganya setidaknya selama 12 jam dari pagi hingga malam untuk penghormatan publik di semua gereja dan rumah-rumah keagamaan Keuskupan Agung. (Sarfin Fidin)
×
Berita Terbaru Update