-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Apakah Umat Katolik Tidak Mampu Menjabat sebagai Dirjen Bimas Katolik Kementerian Agama, Ini Penjelasan Wamenag

Minggu, 09 Februari 2020 | 13:04 WIB Last Updated 2020-02-09T06:07:14Z
Apakah Umat Katolik Tidak Mampu Menjabat sebagai Dirjen Bimas Katolik Kementerian Agama, Ini Penjelasan Wamenag
Ilustrasi: google

Dirjen Bimas Katolik Kementerian Agama dijabat oleh HM Nur Cholis Setiawan sebagai pelaksana tugas atau plt. 

Para Netizen beramai-rama memersoalkan dan mempertanyakan posisi itu diisi orang yang tidak seiman.

Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa'adi pun menjelaskan Nur Cholis Setiawan menjabat plt karena pejabat sebelumnya memasuki usia pensiun.

"Benar, untuk sementara Dirjen Bimas Katolik, yang sebelumnya dijabat Eusabius Binsasi, karena memasuki usia pensiun sejak Juli 2019, maka diangkat pejabat pelaksana tugas Sekjen Prof Dr Nur Cholis sampai ada pejabat yang baru secara definitif," kata Zainut Sabtu (8/2/2020).

"Sebelum Pak Nur Cholis bahkan pelaksana tugas ( Dirjen Bimas Katolik) dijabat oleh Dirjen Bimas Islam Prof Muhammadiyah Amin," sambungnya.

Zainut menerangkan fungsi pelaksana tugas hanya bersifat administratif dan tidak mengambil kebijakan-kebijakan yang bersifat strategis.

Zainut menerangkan ada benturan dalam aturan tatkala para netizen memertanyakan orang yang berkeyakinan lain dalam pelaksanaan tugas tersebut. 

"Ada ketentuan pejabat pelaksana tugas itu harus dari tingkat eselon yang sama," ujarnya.

Zainut menegaskan, meski beragama Islam, Nur Cholis Setiawan bisa menjalankan tugas dengan baik sebagai Pelaksana Tugas Dirjen Bimas Katolik Kemenag. 

"Melaksanakan tugas-tugas administratif saja, tidak masuk urusan yang sifatnya peribadatan atau agama," ujarnya.
×
Berita Terbaru Update