-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

AS Keluarkan Indonesia dari Daftar Negara Berkembang

Minggu, 23 Februari 2020 | 11:09 WIB Last Updated 2020-02-23T04:18:44Z

AS Keluarkan Indonesia dari Daftar Negara Berkembang
Presiden Amerika Serikat, Donald Trum (Gambar; businessinsider.com)

Melihat perkembangan dan pertumbuhan dalam banyak aspek, Amerika Serikat (AS) mengeluarkan Indonesia, China, Brasil, India, dan Afrika Selatan dari daftar negara berkembang. 

Dilansir liputan6.com, wakil Ketua Umum Bidang Hubungan Internasional Kadin Shinta W Kamdani mengatakan, kebijakan AS ini berdampak bagi Indonesia, khususnya dalam bidang perdagangan dengan Negara Paman Sam tersebut.

"Kalau benar ini terjadi akan berpotensi berdampak pada, pertama, manfaat insentif Generalized System of Preferences (GPS) AS untuk produk ekspor Indonesia karena berdasarkan aturan internal AS terkait GSP, fasilitas GSP hanya diberikan kepada negara-negara yang mereka anggap sebagai LDC's dan negara berkembang," kata Kadin Shinta W Kamdani di Jakarta, Sabtu (22/2).

"Dengan adanya redesignation Indonesia sebagai negara maju oleh AS, secara logika Indonesia tidak lagi eligible sebagai penerima GSP apapun hasil akhir dari kedua review GSP yang sedang berlangsung terhadap Indonesia. Kedua, semua produk ekspor Indonesia akan rentan terkena tuduhan subsidi perdagangan berdasarkan ketentuan subsidy and countervailing measures AS," lanjut dia.

Dia mengatakan kalau keberlakuan status nondeveloping country-nya bisa terbatas pada CVD Act dan tidak spill over ke GSP maka tidak masalah. Cuma saja akan aneh dan karena AS jadi tidak konsisten dan double standard dengan kebijakannya sendiri kalau status Indonesia sebagai negara maju cuma berlaku di satu UU tapi tidak di UU yang lain yang sama-sama mengatur perdagangan. 

Sumber: Liputan6
×
Berita Terbaru Update