-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Forum Ormas Islam (Formasi) Jawa Barat Demo Tolak Parade Budaya Lintas Agama di Bandung

Selasa, 04 Februari 2020 | 16:37 WIB Last Updated 2020-03-30T05:06:45Z
Forum Ormas Islam (Formasi) Jawa Barat Demo Tolak Parade Budaya Lintas Agama di Bandung
Pendemo penolak Parade Budaya Lintas Agama di Bandung. (gambar; google)

Forum Ormas Islam (Formasi) Jawa Barat melakukan aksi demonstrasi untuk menolak Parade Budaya Lintas Agama di balai kota Bandung. 

Perempuan-perempuan berjilbab hitam ini menilai Parade budaya lintas agama yang akan digelar pada 15 Februari mendatang, dinilai memiliki unsur pluralisme. 

 “Saya tidak mengerti dengan pola pikir dengan pemerintahan teruntuk Menteri Agama, Pluralisme itu bahaya,” klaim Eka dalam orasi.

Selain demonstrasi Parade Budaya Lintas Agama, para demonstran membawa poster terkait penolakan pembangunan gereja, pembangunan kampung toleransi, dan juga penolakan turis dan warga China.

Koordinator lapangan, Iwan Daryana mendesak Pemkot Bandung membatalkan Parade Budaya Lintas Agama.

“Kami sudah menyampaikan aspirasi kami penolakan acara 15 Februari, belum ada kesepakatan pasti," kata Iwan saat demonstrasi berlansung.

Dilansir jabar.suara.com, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan menggelar Parade Kerukunan Lintas Agama 'Kota Bandung Rumah Bersama, Milik Kita Bersama' pada 15 Februari 2020 mendatang. 

Selain parade kendaraan hias, acara ini juga bakal dimerikankan dengan kuliner dan deklarasi bersama.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat dan Kemasyarakatan (Kesra) Kota Bandung, Bambang Sukardi mengungkapkan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Bandung memelihara dan meningkatkan situasi Kota Bandung yang kondusif. 

Selain itu, parade ini juga dalam rangka mewujudkan visi Kota Bandung yang Unggul, Nyaman, Sejahtera, dan Agamis.

"Rangkaiannya dimulai dengan jalan bersama Wali Kota Bandung dengan Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat dari Hotel Savoy Homan ke Panggung Kehormatan. Kemudian ada atraksi kesenian, lalu defile dengan berbagai macam potensi keagamaan dan lima Kampung Toleransi," ungkap Bambang saat menjadi narasumber Bandung Menjawab di Ruang Media Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Kota Bandung, Selasa (21/1/2020) pekan lalu.

Bambang berharap, kegiatan tersebut menjadi pemicu untuk kegiatan wisata keagamaan di Kota Bandung.

"Tidak hanya dalam membina kerukunan saja, tetapi bisa bersinergi terutama dengan program-program pariwisata. Mudah-mudahan bisa mendongkrak PAD (Pendapatan Asli Daerah) juga," harapnya.

Sementara itu, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bandung, Ahmad Suherman mengatakan, dengan Parade Lintas Agama tersebut bisa membuktikan bahwa Kota Bandung memang kota yang toleran dan rukun.

"Kita bisa memperlihatkan inilah rukunnya dan tolerannya di Kota Bandung. Bahkan ada kolaborasi antara seni religi dengan budaya. Mudah-mudahan agenda seperti ini bisa diperdalam untuk menjadikan Kota Bandung sebagai kota religi dan kultur bagi wisatawan," tuturnya.

Sedangkan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandung, Yusuf Umar menyatakan kesiapannya mendukung sepenuhnya kegiatan tersebut. Pihaknya sudah menginstruksikan ke seluruh Kantor Urusan Agama untuk mengkoordinir peserta.
×
Berita Terbaru Update