-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Wali Kota Tangerang Ikut Minta Maaf Gegara Camat Marahi Relawan Banjir

Sabtu, 01 Februari 2020 | 07:16 WIB Last Updated 2020-02-04T01:58:35Z
Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah (Adhi-detikcom)

Ulah Camat Ciledug, Syarifuddin, memarahi relawan yang membantu korban banjir jadi perhatian atasannya. Wali Kota Tangerang, Arief Wismansyah, ikut meminta maaf atas perilaku bawahannya tersebut.

Arief mengunggah video permintaan maaf Camat Ciledug di Instagram resminya. Selain itu, dia juga berkomentar di akun akun Instagram @infotangerang.id yang mengunggah video saat camat tersebut marah-marah.

"Mohon maaf saya dan tim sampaikan, penanganan bencana banjir di kota Tangerang kali ini dgn banyaknya titik banjir menguras tenaga dan fikiran, lelah kadang membuat org lebih sensitif, akan kami cek dan akan kami ingatkan dan tegaskan kembali agar selalu bersabar dalam menjalankan pengabdian " tulis Arief seperti dikutip pada Minggu (5/1/2020).

Sebelumnya diberitakan, cerita dan video tentang seorang relawan yang dimarahi seorang pria ketika membantu korban banjir di Ciledug, Tangerang viral di media sosial. Hal itu awalnya diceritakan oleh pemilik akun Facebook Fauzan Mukrim dan lalu beredar luas di Twitter serta Instagram. Ada pula video peristiwa yang beredar.

Diceritakan, ada seorang relawan berinisial R yang membantu mengatur evakuasi dan distribusi logistik di Wisma Tajur. Dia juga membawa buku berisi catatan warga mana saja yang belum dievakuasi. Mendadak muncul seorang pria berbaju biru yang marah karena R mengatur-atur evakuasi dan distribusi logistik.

Setelah video dan cerita itu viral, sosok pria berbaju biru yang marah-marah itu diketahui sebagai Camat Ciledug Syarifuddin. Belakangan, Syarifuddin meminta maaf.

"Saya Syarifuddin, Camat Ciledug, menanggapi kejadian viral kemarin. Saya secara pribadi dan institusi Kecamatan Ciledug meminta maaf atas miskomunikasi tersebut," kata Syarifuddin dalam video seperti dikutip pada Minggu (5/1/2020).

Syarifuddin beralasan saat itu tidak hanya mengurus membagikan bantuan ke warga di Tajur. Dia juga tetap berterima kasih ke relawan atas bantuan ke korban banjir.

Update: detikcom telah menghubungi relawan berinsial R di cerita yang viral. Saat ditelepon pada Minggu (5/1) siang, R mengatakan akan memberikan pernyataan pada sore hari. Ketika dikontak lagi lewat WhatsApp pada sore hari, R belum merespons.

Sumber: detik.com
×
Berita Terbaru Update