-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

MEMELUK: Kegiatan Saling Menyembukan

Senin, 24 Februari 2020 | 14:28 WIB Last Updated 2020-02-24T09:20:54Z
MEMELUK: Kegiatan Saling Menyembukan
Ilustrasi; google

Tiada hari tanpa pelukan. That was nice. Umumnya pelukan itu terjadi bila satu atau dua orang yang akan bepergian atau sudah lama berpisah, antara dua sejoli yang sedang kasmaran dan mereka yang sedang terlilit masalah dalam kehidupan. Jarang terlihat PELUKAN itu terjadi bagi orang yang hari-hari selalu bersama, tinggal satu rumah atau satu kampung. Nyaris sulit ditemukan. Anda sudah memeluk siapa saja hari ini?

Kathleen Keating pernah menulis buku yang sangat indah tentang memeluk Hug Theraphy (Fontana, London 1991). Dia adalah seorang dokter. Buku ini sangat bernas, pemikirannya sangat mendalam ketika dia masih di kamp pengungsian Uganda. 

Dia membedah diskursus pelukan dari sisi psikologis dan sosial. Kathy menulis bahwa, pelukan tidak hanya baik, tetapi merupakan suatu kebutuhan. Pelukan terasa menyenangkan, bisa menghilangkan kesepian dan mengatasi ketakutan, membuka pintu perasaan, membangun harga diri, dan memperlambat penuaan.

Berpelukan juga meredakan ketegangan, melawan insomnia dan memberikan latihan peregangan otot, membuat otot lengan dan bahu tetap dalam kondisi baik. Pelukan juga baik secara ekologis, tidak mengganggu lingkungan, hemat energi, portabel dan tidak memerlukan peralatan khusus. 

Berpelukan membuat hari-hari lebih bahagia dan hari-hari yang mustahil menjadi mungkin. Pelukan itu bagaikan menanam PERASAAN MEMILIKI dan mengisi tempat-tempat kosong dalam kehidupan kita. Pelukan itu teriffic.

Ada aturan dalam memeluk. Tidak sembarangan. Pelukan adalah obat. Pelukan itu saling MENGOBATI. Memeluk berarti kegiatan saling menyembukan. Pelukan pada dasarnya adalah non-seksual. 

Pelukan harus merupakan manifestasi dari belas kasih dan perhatian; pelukan yang menenangkan. Maka harus dipastikan memiliki izin - baik expilisit atau implisit sebelum memeluk siapa pun. Pelukan bermaksud untuk merawat dan mencintai karena Kristus.

Oleh: Pater Garsa Bambang, MSF
×
Berita Terbaru Update