-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Pastor Paroki St. Gregorius Agung Kutabumi; Cinta Itu Indah tetapi Juga Berduri

Senin, 10 Februari 2020 | 06:21 WIB Last Updated 2020-02-10T02:27:51Z
Pastor Paroki St. Gregorius Agung Kutabumi; Cinta Itu Indah tetapi Juga Berduri
Romo Sulistiady bersama Bapak Agustinus Adi Kurdi dan istrinya

Paroki St. Gregorius Agung, Kutabumi, menggelar seminar Duc In Altum dengan tema Menikah itu musibah atau berkat, yang dibawakan oleh narasumber, Romo Yustinus Sulistiadi, Pr dan seorang artis Katolik terkenal, Agustinus Adi Kurdi  dan dihadiri 600 peserta yang diselenggarakan di gedung gereja, Minggu (9/2/2020), pukul 15.30 WIB hingga selesai. 

Pastor kepala Paroki St. Gregorius Agung itu mengupas masalah-masalah keluarga yang dikaitkan dengan sakramen perkawinan dan pentingnya nilai-nilai Kristiani dalam relasi dan komunikasi suami dan istri dan atau orang tua dengan anak-anak. 

"Masing-masing keluarga itu unik tetapi sekaligus sama, nilai-nilai yang diperjuangan generasi kapanpun sama, tetapi masalahnya berbeda, kulitnya juga berbeda. Jaman berganti jaman, tetapi perjuangan menggapai cinta itu sama", papar romo Sulis. 

Romo Sulis menerangkan makna cinta yang dirasakan semua orang yang sedang jatuh cinta dan cinta yang sifatnya universal yang dapat diungkapkan melalui hasil karya seni. 

"Dalam cinta pasti ada ketertarikan. Cinta dapat menimbulkan karya-karya artistik luar biasa. Cinta itu memesona, unik,  tapi juga berduri. Karena cinta itu indah, semua puisi, novel, film, banyak yang berinspirasi tentang cinta", kata  pastor dalam sharingnya. 

Dia mengomentari hubungan dalam cinta bukan pertama-tama tentang materi dan prestasi melainkan nilai kasih-setia, komunikasi dan perhatian yang dibentuk, dilatih dan dipelajari melalui proses yang panjang dan bertahap. 

Lebih lanjut dia katakan, bahwa banyak terjadi masalah perkawinan disebabkan karena pendidikannya sangat rendah. Kedua pasangan yang sudah diikat dengan sakramen suci memiliki pengetahuan yang sangat minim tentang misteri perkawinan itu sendiri. 

"Mengenai masalah perkawinan ini, jangan-jangan karena soal pendidikan dua orang yang menikah ini, gak pernah diajarin dedikasi, tahunya ego, akhirnya asal-asalan, apa itu bertanggungjawab, apa itu berkorban, bapaknya manjain terus, ibunya juga, nanti perkawinannya juga hancur karena bermasalah, gak akan tahan kalau ada masalah, kata romo Sulis.

Oleh: Nasarius Fidin
×
Berita Terbaru Update