-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Paulus Jeramun: Saya Tidak Punyai Masalah Dengan Rian Gampar

Rabu, 04 Maret 2020 | 22:07 WIB Last Updated 2020-03-04T15:21:08Z
Paulus Jeramun : Saya Tidak Punyai Masalah Dengan Rian Gampar
Tragedi perkelahian di Labuan Bajo

LABUAN BAJO-Kepala Bagian  Organisasi, Setda Manggarai Barat, Paulus Jeramun mengaku tidak memiliki catatan masalah dengan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompi), Florianus Riyan Gampar, S.Pt, M.Ec. Dev.  Paul Jeramun juga mengaku bahwa hari ini ia melayani Rian Gampar dengan baik. Menurut Paul Jeramun, kalaupun ada masalah hingga terjadi perkelahian hari ini, itu bukan di dia tapi masalah itu ada di Rian Gampar.

Sementara itu, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompi), Florianus Riyan Gampar, S.Pt, M.Ec. Dev mengatakan, biarkan masalah perkelahian dia dengan Paul Jeramun  diselesaikan oleh pimpinannya. Ryan Gampar juga mengaku lelah karena omong dengan banyak orang hari ini. 

Paul Jeramun dan Ryan Gampar menungkapkan hal demikian ketika dikonfirmasi melalui Whatsapp, Rabu (4/3) petang. 

Sebuah video yang kini sedang beredar di media sosial menayangkan adegan perkelahian dua ASN meletus di Labuan Bajo, ibukota kabupaten  Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Rabu (4/3). Kedua ASN yang berseteru sengit dalam video itu ialah Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompi), Florianus Riyan Gampar, S.Pt, M.Ec. Dev di sudut merah vs Kepala Bagian  Organisasi, Paulus Jeramun di sudut biru

Perkelahian dua Kabag itu terjadi saat menjalankan tugas (dinas) di kantor Bupati Mabar sekira pukul 12.00 wita.

Seteru Berawal dari Whatsapp

Paulus Jeramun, Rabu (4/3) petang mengaku, perkelahian dia dengan Rian Gampar berawal dari ancaman Rian Gampar yang ditayangkan di story WhatsApp. Paul Jeramun menduga bahwa orang yang dimaksud dalam story Whatsapp itu adalah dirinya.

"Sudah gagal move on..campur pekerjaan orang lain lagi...dasar!!!! Tau sekolah tinggi-tinggi kok jadi tolol begini ya...lu tunggu sa lu pung ssat su mau dkt...dan yang baca ini wa kasihbteruskan saja ke orangnya supaya jangan pernah berpapasan dengan saya, bta lihat itu artinya lu habis"

"Berawal dari sini" kata Paulus Jeramun.

Mendapat ancaman tersebut, Paul Jeramun keluar dari ruang kerjanya kemudian bergegas  melintas di depan ruang kerja Rian Gampar di lantai 1 kantor Bupati Mabar.

"Ternyata dugaan saya terkait ancaman melalui pesan Whatsapp memang benar. Terbukti, ketika saya lewat, dia duluan datang menghampiri lalu menyerang saya. Membela diri ketika diserang, saya melakukan perlawanan hingga perkelahian tak terhindarkan," ujar Paul Jeramun.

Paul mengatakan bahwa dirinya tidak memiliki catatan masalah apapun dengan Ryan Gampar. 

"Kalaupun ada masalah, itu bukan di saya tapi di dia (Ryan Gampar). Saya terkejut ketika dia mengancam kemudian menyerang saya. Apa masalahnya? Kalau ada masalah, kenapa tidak omong baik-baik saja. Hari ini saya layani dia dengan baik karena kami sama-sama ASN dan sama-sama kepala bagian. Sama-sama dibiayai oleh Pemkab Mabar untuk studi S2", papar Paul Jeramun.

Mengaku lelah

Dikonfirmasi terpisah melalui Whatsapp, Rabu (4/3) petang, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompi) setda Mabar, Florianus Riyan Gampar, S.Pt, M.Ec. Dev mengaku lelah karena telah omong dengan banyak orang.

"Saya sudah omong dengan banyak orang dan saya juga sudah cape, tolong ade mengerti", jawab Ryan Gampar. 

Namun setelah ditanya lagi, Ryan Gampar mengatakan biarkan saja orang menilai. Biarkan pimpinannya  menyelesaikan kasus yang terjadi 

"Biar su ade. kasih tunjuk dengan perbuatan dan kerja baik saja, nanti org akan menilainya. Ya, biarlah seperti itu dulu. Saya juga punya pimpinan dan saya akan dipanggil untuk menyelesaikan masalah tersebut", kata Ryan Gampar. *(Robert Perkasa)
×
Berita Terbaru Update