-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Sesungguhnya Aku Ini Hamba Tuhan; Jadilah Padaku Menurut Perkataanmu, (Lukas 1:38)

Rabu, 25 Maret 2020 | 07:04 WIB Last Updated 2020-03-25T00:06:42Z
Sesungguhnya Aku Ini Hamba Tuhan; Jadilah Padaku Menurut Perkataanmu, (Lukas 1:38)
Para Misionaris Skalabrinian

Oleh: Pater Agus Kani, CS

Setiap tanggal 25 Maret, Gereja Katolik sejagat merayakan Hari Raya Kabar Sukacita. Hari Raya ini mengingatkan kepada suatu momen berahmat ketika malaikat Gabriel memberitahukan kepada Maria bahwa ia akan menjadi Bunda Allah yang melahirkan Yesus melalui kuasa Roh Kudus. Penginjil Lukas melukiskan secara terperinci kisah kabar sukacita yang diterima Maria tersebut. Ada dialog yang cukup intens antara malaikat Gabriel, sang pembawa kabar sukacita, dan Maria, seorang wanita sahaja yang “beroleh kasih karunia di hadapan Allah” (Luk 1:30). Dan kepada Maria diberitahukan: "Engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus. Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi." (Luk 1:31-32). 

Awalnya, dalam menerima kabar sukacita itu Maria mengalami suatu pergolakan batin yang luar biasa: "Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?" (Luk 1:34). Namun, dalam kebimbangan dan pergulatannya itu, sang malaikat meyakinkan Maria bahwa kuasa Roh Kudus yang akan turun padanya dan menjadikannya Bunda Allah (Luk 1:35). Di sini, Roh Kudus memberdayakan Maria, menjadikannya suci dan menguatkannya untuk melaksanakan misi keselamatan Allah. Lantas, karena ketaatannya yang utuh dan keterbukaan hatinya yang suci, Maria dengan berani menerima kabar sukacita untuk melaksanakan misi agung Allah tersebut: "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu" (Luk 1:38).

Perihal keberimanan dan pemuridan kita, Maria mengajarkan kepada kita nilai luhur dari iman, kerendahan hati dan ketaatan.

Teladan Maria menantang kita untuk keluar dari rasa takut dan kekwatiran yang tak beralasan menuju sebuah keyakinan yang utuh dan total kepada rencana agung Allah. Jawaban "Ya" Maria atas misi agung yang dicanangkan oleh Allah itu menjadi sebuah kesaksian bagi kita bahwa kita dipanggil untuk selalu menjawab "Ya" atas udangan Allah dalam cara hidup kita setiap hari dan dalam relasi kita dengan sesama.

Semoga Hari Raya Kabar Sukacita ini menumbuhkan semangat ketaatan yang total dan kesediaan hati kita untuk berkerja sama dengan Allah dalam karya penyelamatan-Nya di tengah dunia. Semoga kita semua mampu menjadi pembawa kabar sukacita bagi sesama, bukan menjadi pembawa kabar bohong dan menakut-nakuti orang lain.

Penulis adalah misionaris Skalabrian, tinggal di Portugal. 
×
Berita Terbaru Update