-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Virus Diri Petaka Bagi Sorga, Belenggu Membelenggu, Mengenang Wajahmu

Sabtu, 21 Maret 2020 | 18:32 WIB Last Updated 2020-03-21T11:32:09Z
Virus Diri Petaka Bagi Sorga, Belenggu Membelenggu, Mengenang Wajahmu
Sang Penyair dan Penikmat Sastra

Virus Diri Petaka Bagi Sorga 

Ayat beragam
bertebaran
Seisi bumi langit tanda kebenaran
Hidup alami turut Ilahi
Harmoni
Kodrat insani
Sejuk mendamai

Saat zaman melupa
Manusia berparas singa
buas
bias
liar
liberal
hilang nurani insani

Homo homini lupus

Virus melumat
Ayat mengisyarat
Zaman terkapar sebab khianat

Ayat telah tergilas
Prilaku buas mengganas
sadis
miris

Kaidah ayat Ilahi
merunduk suci insani
Baca
Maknai
Internalisasi
Khayati...

Banyak yang baca
Juta  yang makna
Sedikit yang menginternalisasi
Hanya segelintir yang menghayati...

Tuhan penuhi janji
Bumi terkapar biota kecil mengudara
Sebagai sebab..

Ya Ilahi
Hidayahi bumi
Ingin hidup harmoni
berjuta tahun lagi..!!

Mengenang Wajahmu

Senja malam mata terpejam
Sejenak angan memori melampau tembus waktu
Sesekali nikmati air mata hembuskan pilu dan layu

Malam semua kisah jejak tapak cinta Masih terkenang begitu indah
Cahaya pun akui tercipta dari jutaan bintang
Bait puisi malam melantunkan nuansa nurani yang junjung kecerdasan...

Aku masih yang dulu Cubit pipi diujung bangku..
Seyum wajah indah yang ukir langit nurani jiwa..
Sapa hangat memanja dan bulu lentik sayu mata masih menoreh jelas penuh setia...
Dimana gerangan wajah lembut sayu mata cantik indah yang dulu membangga..

Kebisuan kata mulai mengusik
Mengantar jauh mengenang jejak indah
Terburai air mata kenangan yang akan selalu terkenang..

Wajah sayu masih tersimpan dalam nadi rindu
Lukisan historia cinta penuhi lembaran hati dan jiwa

Jika saja masih bersama..
Akan bersama terbang tembus lapis cinta adam dan hawa..
Agar capai kasih sejati berfitri Ilahi..!

Munajat cinta malam ini akan terasa hangat
dalam temaran angin malam yang
mengusik kata....

Belenggu Membelenggu

Blenggu
Batasi insan dari temu sesama
Wajah muka tanpa sapa
Tangan jemari tiada menanda
Prilaku melupa
Sikap menutup diri
Nalar-nalar insan kembali menyepi,
menyempit berada dalam rahim ibunda"..
Insan tersangkarkan sebab konflik nalar menorma logika..

Dunia tengan menzaman
Virus menanda tergerus semua rasa nyaman
Jejak kurun menggelisah terbelenggu dalam "keluasan jarak dan kesempitan waktu"..

Dunia semakin sempit
Nalar dan jiwa terjepit
Nafas-nafas berudara terjangkit
Akankah diri lepas terjangkit
Apakah jiwa dan nyawa terjungkit
oleh tangan malaikat..

Belenggu zaman
insan kembali pada alam diri,
menyendiri,
bersembunyi,
serba membatasi langkah kaki, dan
menjauh dari sesama jemari tanpa benci...!

Belenggu
Sastra lama Minangkabau
Mengajarkan insan pertiwi:
bangga atas diri sendiri,
jangan silau pada peranggai negeri lain, dan
jangan berkiblat pada detak budaya liar modern..

Barat klasik
berjejak watak chaufinistik,
kolonialistik,
materialistik, dan
perang dan konflik..

Barat..
indah dalam logika
lacur dalam menorma..
Kontruksi bisnis kolonialis

Belenggu diri dari kultur dan
peranggai budi imperial

Jaga generasi
Persada wajib menyadari
Jangan terjadi
"salah asuhan"..!!

Oleh: Fajriudin
Penulis adalah penyair dan penikmat sastra
×
Berita Terbaru Update